KPK Selidiki Dugaan Mark Up Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung Whoosh
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan tengah melakukan penyelidikan terhadap dugaan mark up anggaran proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) Whoosh.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan tengah melakukan penyelidikan terhadap dugaan mark up anggaran proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) Whoosh.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi bahwa kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh tersebut sudah masuk tahap penyelidikan.
KPK resmi selidiki dugaan mark up Whoosh. PDIP tegaskan dukungan penuh! Ingat, Megawati sudah peringatkan potensi masalah proyek ini sejak 2015
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi kemungkinan dipanggilnya pihak PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dalam proses penyelidikan dugaan korupsi proyek kereta cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh.
KPK masih merahasiakan nama-nama pihak yang akan diperiksa dalam penyelidikan dugaan penggelembungan dana (mark up) pada proyek kereta cepat Jakarta–Bandung (Whoosh).
Jumlah penumpang Kereta Cepat Whoosh naik 6,3% hingga Oktober 2025. KCIC ungkap alasan layanan ini makin diminati masyarakat.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan penyelidikan terkait dugaan korupsi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, Whoosh, masih membutuhkan waktu.
PT KCIC melaporkan peningkatan jumlah pengguna layanan Kereta Cepat Whoosh sebesar 6,3 persen selama periode Januari–Oktober 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pemerintah sedang mencari skema yang terbaik, termasuk perhitungan-perhitungan angkanya
Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menyatakan dukungannya terhadap langkah aparat penegak hukum dan BPK untuk menelusuri dugaan mark up dalam proyek Whoosh
KPK mengingatkan seluruh pihak yang dipanggil dalam penyelidikan dugaan korupsi proyek KCJB Whoosh agar bersikap kooperatif dan memberikan keterangan secara terbuka.
KPK memastikan penyelidikan dugaan penggelembungan dana atau mark up dalam proyek kereta cepat Jakarta–Bandung (KCIC) Whoosh masih terus berjalan dan menunjukkan progres.
EKSKLUSIF! AHY temui Prabowo bahas utang Kereta Cepat Whoosh yang pelik. Pemerintah cari skema terbaik, termasuk minta kelonggaran waktu!
Presiden Prabowo Subianto mengundang mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan serta Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, AHY ke Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin, 3 November 2025.
PT KAI memastikan siap menyerahkan seluruh data proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) kepada KPK demi mendukung penyelidikan kasus dugaan mark up
AHY pastikan Pemerintah hadir cari solusi utang Whoosh. APBN jadi opsi pendanaan utama! Cek konsep baru kelola infrastruktur vs profit KCIC.
Prabowo tegas bayar utang Whoosh Rp 1,2 T/tahun. Presiden bilang ini PSO, jangan hitung rugi-untung tapi manfaat. Siap berantas kebocoran demi rakyat!
Ketua Banggar DPR RI, Said Abdullah, menegaskan langkah KPK menyelidiki proyek Kereta Cepat Whoosh tidak boleh menghambat rencana strategis pemerintah memperluas jalur hingga Jakarta–Surabaya
Proses negosiasi dilakukan tim lintas kementerian dan lembaga (K/L) pemerintah Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto kembali mencuri perhatian publik usai menyatakan siap bertanggung jawab atas utang proyek Kereta Cepat Whoosh yang merupakan warisan dari masa pemerintahan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
DPR dukung langkah Presiden Prabowo ambil alih tanggung jawab penuh proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung alias Whoosh