Gibran Bertolak ke Batang, Pastikan Penanganan Korban Dugaan Keracunan MBG
Wapres Gibran ke Batang memastikan korban dugaan keracunan makanan mendapat penanganan, biaya pengobatan, serta pengawasan keamanan pangan.
Wapres Gibran ke Batang memastikan korban dugaan keracunan makanan mendapat penanganan, biaya pengobatan, serta pengawasan keamanan pangan.
Sebanyak 53 korban Kapal Virgo Transport 8 masih dicari. Basarnas menunggu bangkai kapal diangkat untuk melanjutkan pencarian.
Korban ditemukan dalam kondisi terlentang di tanah setelah warga mendengar suara meminta pertolongan dari arah ladang.
Pelaku yang diketahui berinisial H disebut merupakan pendatang yang tinggal dengan cara mengontrak di kawasan tersebut. Ia diduga mendekati sejumlah warga dan menceritakan berbagai persoalan hidup untuk mendapatkan simpati sebelum mengajukan pinjaman.
Manajemen Kapal Virgo Transport 8 menyewa tim penyelam untuk memetakan kondisi bangkai kapal sebelum Operasi Salvage di Laut Jawa.
Insiden tersebut menewaskan seorang pekerja bernama Slamat Nur Alimin (19). Sementara seorang pekerja lainnya, Tedi Irawan (47), mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri mengatakan, pemulangan para korban dilakukan melalui kerja sama dengan Polres Kepulauan Aru serta sejumlah pihak dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Gubernur Donetsk Vadym Filashkin menyebut serangan tersebut juga menyebabkan sejumlah warga mengalami luka-luka.
Kementerian PPPA mengapresiasi pencabutan bebas bersyarat Bechi dan meminta evaluasi sistem pemasyarakatan dengan mengutamakan perlindungan korban.
Satu lagi korban kecelakaan kapal KMP Virgo Transport 8 asal Kabupaten Jember, Jawa Timur, berhasil ditemukan dan diidentifikasi.
Dalam pernyataannya, GACA menyebutkan korban tewas terdiri atas empat warga negara Arab Saudi, dua warga Bangladesh, serta masing-masing satu warga Amerika Serikat, Mesir, Yordania, Suriah, Palestina, dan Sudan.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengungkapkan, berdasarkan pendataan sementara, jumlah korban dalam peristiwa tersebut mencapai 13 orang.
Korban sempat dilarikan ke RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong setelah mengalami luka bakar sekitar 60 persen di sekujur tubuh
Mengutip Times of India, kebakaran terjadi sekitar pukul 06.30 waktu setempat di TUPTUP Resto and Resort, kawasan Inani, dekat Pantai Patuartek di sepanjang Marine Drive.
Kepastian itu diperoleh berdasarkan pemeriksaan awal tim penjinak bahan peledak (Jihandak) Satbrimob Polda Metro Jaya. Saat ini, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk mengetahui sumber ledakan.