Adu Kuat Menahan 'Sakit': Siapa yang Paling Tahan Banting dalam Perang Iran-AS?
Perang Iran vs AS kini bukan lagi soal senjata, melainkan adu kuat menahan penderitaan ekonomi dan militer. Siapa yang akan bertahan paling lama?
Perang Iran vs AS kini bukan lagi soal senjata, melainkan adu kuat menahan penderitaan ekonomi dan militer. Siapa yang akan bertahan paling lama?
Harga minyak mentah diprediksi tembus 100 per barel pada 2026. ICDX soroti dampak ketegangan AS-Iran dan kebijakan produksi OPEC+ sebagai pemicu utama.
Konflik Timur Tengah picu lonjakan harga minyak hingga 150 per barel. Prasasti Center ingatkan risiko defisit APBN melampaui 3 persen dan beban utang RI yang membengkak.
Iran bersumpah akan membuat AS menyesali memulai perang. Iran juga menegaskan akan terus menutup Selat Hormuz yang telah menyebabkan harga minyak melonjak.
Pemerintah petakan skenario ekonomi Indonesia jika harga minyak dunia melonjak hingga US$115 per barel. Kondisi ini berpotensi dorong defisit APBN lewati 4 %.
Presiden AS Donald Trump mengancam Iran dengan serangan lebih lanjut, setelah pemimpin baru Republik Islam itu memberi sinyal pembangkangan.
Presiden Donald Trump mengatakan, militer Amerika Serikat telah membombardir target militer di pusat minyak Iran, Pulau Kharg.
Presiden Trump mendesak tujuh negara kirim kapal perang amankan Selat Hormuz saat perang Iran memanas dan harga minyak melonjak. Simak detail konflik.
Sejak pecah perang Iran dengan AS-Israel, arus lalu lintas kapal di Selat Hormuz menjadi tertutup. Iran secara efektif telah menutup jalur tersebut.
Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah Iran mengeluarkan pernyataan terkait akses di Selat Hormuz.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menyatakan siap mendukung rencana pemerintah pusat untuk menerapkan sistem Work from Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dilaporkan, Irak berupaya mengurangi gangguan ekspor minyak mentah setelah serangan baru-baru ini terhadap kapal tanker di perairannya sendiri.
Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali mencapai titik kritis. Krisis di Selat Hormuz memanas setelah serangan militer yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu.
Pemerintah Indonesia tengah menyusun langkah besar untuk menghemat energi dan bahan bakar minyak (BBM) di berbagai sektor vital, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan umum.
Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah Iran meluncurkan serangan rudal yang menghantam Kota Industri Ras Laffan, lokasi fasilitas ekspor gas alam cair (LNG) terbesar di dunia.
Pemerintah Indonesia bersiap menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga pekerja swasta sebagai langkah strategis menghadapi lonjakan harga minyak dunia yang terus meningkat.
Serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada 28 Februari 2026 ternyata tidak hanya berdampak pada geopolitik, tetapi juga mengguncang sektor energi global.
Harga minyak dunia mengalami penurunan drastis setelah Presiden Donald Trump mengklaim telah melakukan pembicaraan untuk mengakhiri konflik dengan Iran.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mulai menyiapkan langkah antisipatif guna menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).
Sebuah kapal tanker minyak Thailand berhasil melewati Selat Hormuz setelah koordinasi diplomatik antara Thailand dan Iran.
Nilai tukar rupiah terancam melemah akibat skeptisisme perdamaian Timur Tengah dan harga minyak Brent tembus US$ 100. Simak strategi darurat pemerintah!