Tangerang Mulai Terapkan Sistem Pengangkutan Sampah Berbasis Jam Operasional
Pemerintah Kota Tangerang telah menerapkan sistem pengangkutan sampah berbasis jam operasional di kawasan darurat sampah.
Pemerintah Kota Tangerang telah menerapkan sistem pengangkutan sampah berbasis jam operasional di kawasan darurat sampah.
Dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, Rabu (18/2/2026), fokus penanganan sampah di Tangerang bergeser pada penguatan ekosistem lokal.
Peristiwa tragis terjadi di kawasan TPST Bantargebang, Kota Bekasi. Longsoran gunungan sampah menyebabkan tiga orang tewas tertimbun material sampah.
Pemerintah Kota Tangerang menyatakan kesiapannya untuk mempercepat implementasi proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmennya untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah di Ibu Kota agar tidak semakin menumpuk.
Sepanjang masa libur tersebut, tercatat sebanyak 8.532 ton sampah berhasil diangkut menuju tempat pembuangan akhir.
Pemprov DKI Jakarta resmi menghentikan operasional tempat penampungan sementara sampah yang berada di badan sungai kawasan TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Jumat, 27 Maret 2026
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tangerang mencatat lonjakan volume sampah yang cukup tajam sesaat setelah libur Lebaran 2026 berakhir.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan, pemerintah provinsi tengah bergerak cepat menangani tumpukan sampah yang terjadi di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo berencana segera bertemu dengan Menteri LH Mohammad Jumhur Hidayat guna mencari jalan keluar jangka panjang atas persoalan sampah di TPST Bantargebang.
Pemerintah Kabupaten Tangerang resmi mengoperasikan tujuh unit bank sampah di lingkungan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengajak masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah sebagai upaya nyata menjaga lingkungan dan menciptakan masa depan Jakarta yang lebih berkelanjutan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan mengajukan anggaran sekitar Rp16 miliar guna mempercepat pengolahan sampah organik melalui program teba modern dan biopori jumbo.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo optimistis program pemilahan sampah dari sumbernya mampu menekan volume sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang.
Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara berhasil mengurangi volume sampah harian melalui gerakan pilah sampah yang dilakukan serentak di wilayah tersebut.
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menegaskan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang hanya akan menerima sampah residu mulai 1 Agustus 2026.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengungkapkan persoalan sampah yang terus terjadi di berbagai daerah menjadi perhatian serius Presiden Prabowo Subianto.
Anggota DPRD DKI Jakarta, Nabilah Aboebakar Alhabsyi, menilai kebiasaan memilah sampah perlu diawali dari lingkungan pemerintahan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meninjau langsung sistem pengolahan sampah organik di Pasar Kramat Jati sebagai bagian dari tindak lanjut program pemilahan sampah di Jakarta.
Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin mendorong Perumda Pasar Jaya untuk terus konsisten menjalankan program pemilahan sampah organik di Pasar Kramat Jati melalui edukasi dan pendampingan kepada pengelola pasar.
Sebanyak 20 ton sampah berhasil diangkut petugas saat kegiatan bersih-bersih di Jalan Stasiun Angke, RW 04 Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Kamis, 21 Mei 2026.