Peringatan Keras Iran: Gencatan Senjata Timur Tengah 'Tidak Berarti' Setelah Serangan AS!
Peringatan ini dikeluarkan setelah serangan baru oleh Amerika Serikat yang membuat Teheran membalas dengan serangan di sekitar wilayah tersebut.
Peringatan ini dikeluarkan setelah serangan baru oleh Amerika Serikat yang membuat Teheran membalas dengan serangan di sekitar wilayah tersebut.
AS membuka peluang kesepakatan dengan Iran terkait Selat Hormuz. Langkah ini dinilai dapat menstabilkan harga energi global.
Donald Trump memperingatkan Iran agar segera membuka Selat Hormuz atau menghadapi pukulan keras. Negosiasi disebut hampir mencapai kesepakatan.
Parlemen Iran mengkaji RUU yang melarang kapal AS dan Israel melintasi Selat Hormuz demi menjaga keamanan jalur strategis.
Ketua Parlemen Iran mengecam diplomasi AS sebagai sandiwara dan mendesak Presiden Donald Trump memenuhi komitmennya.
Iran menegaskan belum ada negosiasi langsung dengan AS. Teheran hanya bertukar pesan lewat mediator di tengah ketegangan kedua negara.
Iran menetapkan sejumlah syarat untuk membuka kembali Selat Hormuz, termasuk kompensasi perang, pencabutan sanksi, dan pencairan aset.
Garda Revolusi Iran menolak membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi tuntutan, termasuk kompensasi perang dan pencabutan sanksi.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan pernyataan keras terkait konflik dengan Iran. Trump menyebut dirinya akan segera mendeklarasikan Selat Hormuz sebagai bagian dari wilayah Amerika Serikat setelah perang melawan Iran berakhir.
Iran terang-terangan membantah klaim Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut negaranya bakal mengambil alih Selat Hormuz.
Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas. Pemerintah Iran secara terbuka mendesak Washington mengakui apa yang disebut Tehran sebagai kekalahan strategis dalam konflik di Timur Tengah
Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali memanas. Pemerintah Iran dilaporkan menawarkan hadiah senilai ratusan juta rupiah bagi siapa pun yang berhasil menangkap atau membunuh personel militer AS
Anggota parlemen Iran memperingatkan AS bahwa Teheran akan memberi balasan setimpal jika Washington menggunakan senjata nuklir.
Iran tengah menyiapkan sejumlah skenario untuk memperluas konflik hingga ke luar kawasan Timur Tengah apabila Amerika Serikat (AS) kembali meningkatkan eskalasi perang.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali meningkatkan tekanan terhadap Iran. Kali ini, Trump mengumumkan rencana melancarkan operasi ekonomi yang disebutnya sebagai yang paling dahsyat dan belum pernah diterapkan terhadap negara mana pun.
Iran dan Oman sepakat bagi hasil pelayaran di Selat Hormuz, namun IRGC pastikan jalur tetap ditutup hingga Amerika Serikat penuhi syarat.
Trump menyebut AS masih membuka kemungkinan menyerang Iran lagi jika diperlukan setelah konflik kedua negara kembali memanas.
Serangan militer Amerika Serikat di wilayah selatan Iran dilaporkan menghantam sebuah rumah yang tengah digunakan untuk pesta pernikahan, Senin 1 September 2026.
Arab Saudi mengecam serangan Iran terhadap kapal Saudi di Selat Hormuz yang menewaskan dua pelaut asal Filipina.
IRGC menilai blokade ekonomi AS terhadap Iran bisa menjadi bumerang karena Washington berpotensi menanggung kerugian lebih besar.
Iran tengah mempersiapkan diri menghadapi perang yang lebih intens apabila serangan Amerika Serikat terhadap wilayah dan infrastruktur Iran terus berlanjut.