Hukum dan Kriminal . 15/05/2025, 11:10 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Sore yang semula biasa di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, berubah tegang pada Minggu 11 Mei 2025 sekitar pukul 19.30 WIB.
Seorang sopir taksi konvensional, berinisial WS, menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh sejumlah juru parkir di lokasi tersebut. Peristiwa ini berujung pada penangkapan tiga orang oleh aparat kepolisian.
“Pada hari ini, tim dari Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan menangkap tiga orang terduga pelaku yang melakukan pengeroyokan terhadap korban WS,” ungkap Kanit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Bima Sakti, saat memberikan keterangan di Jakarta, Kamis 15 Mei 2025.
Insiden bermula dari teguran salah satu juru parkir kepada WS, yang saat itu tengah berhenti di pinggir jalan. Situasi memanas ketika sopir tersebut merespons dengan perkataan yang dianggap tidak pantas.
“Dimana korban merupakan sopir taksi konvensional yang sedang berhenti di pinggir jalan sekitaran Blok M dan diduga para pelaku adalah juru parkir yang berada di lokasi tersebut,” kata Bima.
Pertikaian pun tak terelakkan. Dari cekcok mulut, situasi berubah menjadi konfrontasi fisik.
“Awalnya satu lawan satu, tetapi ketika pelaku terjatuh. Pelaku lain langsung datang ke TKP dan melakukan pengeroyokan,” jelasnya.
Akibat aksi kekerasan itu, WS mengalami luka di beberapa bagian tubuh, termasuk di pelipis, lengan, dan bagian tubuh lainnya.
“Untuk korban sendiri disini sudah kita lakukan visum dan menunggu hasil dari rumah sakit,” tambah Bima.
Ketiga pelaku kini tengah diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan. Polisi juga masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam insiden tersebut. **
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media