Viral . 22/07/2026, 08:25 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, menyisakan kisah pilu yang mengundang haru. Di tengah upaya pencarian korban oleh tim SAR gabungan, sebuah foto yang beredar luas di media sosial menjadi sorotan publik.
Foto tersebut memperlihatkan seorang kakek bernama Umar (80) yang memilih memberikan pelampung miliknya kepada sang cucu saat kapal mulai berada dalam kondisi kritis.
Sementara penumpang lain mengenakan pelampung, Umar terlihat duduk tanpa alat keselamatan.
Momen mengharukan itu terjadi sesaat sebelum KM Nurul Salsa tenggelam di tengah laut pada Rabu, 15 Juli 2026.
Saat kapal mengalami mati mesin dan situasi berubah menjadi kepanikan, Umar disebut lebih mengutamakan keselamatan cucunya daripada dirinya sendiri.
Foto dan video yang memperlihatkan detik-detik tersebut direkam oleh salah seorang penumpang. Rekaman itu kemudian dikirim kepada keluarga Umar sebelum akhirnya menyebar luas di media sosial.
Dalam gambar yang beredar, Umar tampak duduk berhadapan dengan cucunya. Sang cucu telah mengenakan pelampung, sedangkan Umar sama sekali tidak memakai alat pelindung tersebut.
Tragisnya, setelah kapal tenggelam, Umar dan cucunya sama-sama masuk dalam daftar penumpang yang hingga kini masih dinyatakan hilang.
Berdasarkan data manifes, KM Nurul Salsa mengangkut 78 orang saat berlayar. Hingga proses pencarian terbaru, sebanyak 59 penumpang berhasil ditemukan selamat, tiga orang dinyatakan meninggal dunia—termasuk dua korban yang ditemukan pada hari ini—sementara 16 orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Sebelumnya, KM Nurul Salsa bertolak dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar pada Rabu (15/7) sekitar pukul 05.00 WITA.
Di tengah perjalanan, kapal dilaporkan mengalami gangguan mesin saat berada di perairan barat Pulau Polassi, sekitar 43 mil laut dari Pelabuhan Benteng Selayar. Setelah sempat terombang-ambing di lautan, kapal akhirnya tenggelam dan memicu operasi pencarian besar-besaran terhadap para penumpang yang belum ditemukan. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media