Nasional . 13/06/2025, 19:00 WIB
Penulis : Aries Setianto | Editor : Aries Setianto
"Itu memang dari dulu usaha masyarakat. Dari situ hidup mereka," jelasnya.
Inilah dilema yang nyata: di satu sisi, pelanggaran harus ditertibkan demi kelestarian pantai. Di sisi lain, ratusan keluarga bisa kehilangan mata pencaharian. Apakah ada solusi yang adil bagi alam dan masyarakat?
Rekomendasi pembongkaran dari DPRD Bali belum menjamin penyelesaian tuntas. Pertanyaan kunci yang masih menggantung:
Siapa pemilik bangunan-bangunan ini?
Apakah ada oknum yang membiarkan pelanggaran terjadi?
Bagaimana kompensasi bagi warga yang terdampak?
Pantai Bingin kini berada di persimpangan. Jika pembongkaran benar-benar dilakukan, akankah keindahan aslinya pulih? Atau justru meninggalkan luka bagi warga yang kehilangan penghasilan?
Satu hal yang pasti: kasus ini harus menjadi pelajaran berharga bagi pengelolaan wisata di Bali keindahan alam tak boleh dikorbankan demi keuntungan sesaat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media