Nasional . 20/06/2025, 05:37 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan kesiapannya membuka pintu kerja sama dengan Indonesia di sektor energi nuklir.
Hal itu disampaikan langsung dalam pertemuan bilateral dengan Presiden RI Prabowo Subianto yang berlangsung di Istana Konstantinovsky, St. Petersburg, Kamis 19 Juni 2025.
"Kami terbuka untuk kerja sama dengan mitra Indonesia di bidang nuklir," ujar Putin dalam pernyataan bersama usai pertemuan.
Ia menegaskan bahwa proyek kerja sama yang ditawarkan sepenuhnya untuk kepentingan damai. Bahkan, Rusia menyatakan siap mendukung berbagai inisiatif nuklir di sektor kesehatan, pertanian, hingga pengembangan sumber daya manusia.
"Kami juga berkeinginan untuk merealisasikan proyek nuklir di bidang damai, termasuk bidang kesehatan, pertanian, dan pelatihan staf," tambahnya.
Tak hanya berhenti di ranah nuklir, Rusia juga menunjukkan minat untuk memperluas kolaborasi teknologi canggih dengan Indonesia. Sejumlah bidang strategis seperti pemanfaatan luar angkasa untuk tujuan damai, pengembangan kota cerdas (smart city), dan kecerdasan buatan (AI) menjadi fokus kerja sama ke depan.
Putin menegaskan bahwa Indonesia adalah mitra penting Rusia di kawasan Asia Pasifik. Ia juga menilai hubungan antara kedua negara selama ini berjalan erat dalam suasana saling percaya dan bersahabat.
"Hari ini kita mengadakan negosiasi yang konstruktif. Kami membahas kompleks isu-isu bilateral kami juga membahas isu-isu internasional," katanya.
Tahun 2025 menjadi momentum penting karena menandai 75 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Rusia.
Sementara itu, Presiden Prabowo menilai pertemuannya dengan Putin berlangsung dalam suasana akrab dan penuh produktivitas. Dalam pertemuan itu, kedua pihak membicarakan beragam potensi kerja sama, mulai dari perdagangan, investasi, hingga pengembangan sumber daya.
"Hari ini berlangsung dengan intens, hangat, dan produktif. Di semua bidang, ekonomi, kerja sama teknis, perdagangan, investasi, semua telah mengalami peningkatan," tutur Prabowo.
Ia juga membuka peluang agar Rusia dapat menambah jumlah penerbangan langsung ke berbagai kota di Indonesia. Di sisi lain, Prabowo mendorong peningkatan jumlah pelajar Indonesia yang bisa melanjutkan studi di Rusia melalui skema beasiswa pemerintah.
Presiden RI itu pun menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan selama kunjungan kenegaraannya ke Rusia. Ia menyebut pertemuan ini sebagai tonggak penting dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
"Tahun ini kita memperingati 75 tahun hubungan diplomatik. Federasi Rusia selalu menjadi mitra penting bagi Indonesia di bidang politik, ekonomi, dan sosial budaya," ujar Prabowo.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media