Ekonomi . 28/06/2025, 13:52 WIB

Jelang Peluncuran Kopdes Merah Putih, Bapanas Siap Perkuat Gerai Sembako

Penulis : Khanif Lutfi  |  Editor : Khanif Lutfi

fin.co.id - Menjelang peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes/Kel Merah Putih) yang rencananya akan berlangsung pada tanggal 19 Juli 2025 nanti, Badan Pangan Nasional (Bapanas) juga turut ikut serta dalam memperkuat gerai sembako.

Menurut Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, Gerai Sembako ini nantinya akan berfungsi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat di sekitar koperasi.

"Koperasi Merah Putih ini tentunya sudah disampaikan beberapa kali oleh Bapak Menko Pangan, punya beberapa kegiatan. Salah satunya adalah Gerai Sembako. Kalau Gerai Sembako, pasti kaitannya dengan Badan Pangan Nasional," jelas Arief kepada media di Jakarta, pada Sabtu 28 Juni 2025.

Lebih lanjut, Arief juga menambahkan bahwa untuk penerapan digitalisasi, proses masuk dan keluar barang serta posisi stok di Kopdes/Kel Merah Putih dipastikan dapat lebih mudah untuk diketahui.

Untuk itulah, Bapanas juga turut menggandeng PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk untuk membangun sistem inventory yang dapat diimplementasikan di jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih nantinya.

"Targetnya kan 12 Juli itu Hari Koperasi dan 19 Juli launching bersama Bapak Presiden Prabowo. Jadi ini harusnya berhasil. Untuk bisa berhasil, pemerintah tak mungkin sendiri, pasti perlu bantuan dari BUMN, BUMD, dan swasta. Hal ini supaya ekonomi di pedesaan itu bisa bergerak lebih cepat," pungkas Arief.

Dengan pengoptimalan jaringan KopDes/Kel Merah Putih sebagai penyedia pangan pokok strategis yang terjangkau bagi masyarakat, Arief berharap bahwa langkah ini dapat turut berperan sebagai peredam inflasi pangan.


"Inflasi pangan pun ke depannya diyakini dapat lebih landai dibandingkan beberapa tahun sebelumnya," ucapnya.

Adapun secara historis, perkembangan inflasi pangan dalam 3 tahun terakhir selalu mencatatkan titik kulminasi lebih dari 5 persen. Pada Juli 2022 merupakan titik puncak inflasi pangan secara tahunan di tahun itu dengan 11,47 persen. Lalu 2023 pada Februari menjadi tingkat tertinggi dengan 7,62 persen.

Sementara di tahun 2024 jatuh di Maret dengan tingkat inflasi pangan tertinggi hingga menyentuh 10,33 persen. Untuk tahun 2025 ini, perkembangan inflasi pangan lebih baik. Titik kulminasi ada di Januari 2025 dengan 3,07 persen. Setelah Januari 2025, inflasi pangan cukup terkendali. Terbaru, Mei 2025 tercatat hanya di 1,60 persen. (Bianca Chairunnisa)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com