Ekonomi . 28/06/2025, 23:08 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong kebutuhan masyarakat terhadap layanan pengujian dan sertifikasi halal di Indonesia terus mengalami pertumbuhan signifikan. Dengan perkembangan sektor industri halal yang semakin masif di Indonesia, kesadaran konsumen terhadap produk halal dan implementasi kebijakan mandatory halal juga turut meningkat.
Oleh karena itulah, Kemenperin melalui Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) juga turut mendorong penguatan infrastruktur halal nasional, termasuk melalui sinergi antara laboratorium halal milik pemerintah dan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) yang telah terakreditasi.
Kepala BSKJI Kemenperin Andi Rizaldi menyatakan, pihaknya turut berperan dalam mengambil peran strategis dalam mendukung pengembangan industri halal nasional, termasuk dengan memperkuat kapasitas laboratorium halal di bawah BSKJI Kemenperin.
"Kami turut berperan dalam penguatan sistem jaminan produk halal sebagai bagian dari upaya membangun daya saing industri nasional," kata Andi kepada Disway dan media lainnya di Jakarta, Sabtu, 28 Juni 2025.
Andi mengatakan, upaya tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dan kerja sama sinergis dengan berbagai pihak, baik lembaga pemerintah maupun swasta.
Selain itu, dirinya juga turut menekankan pentingnya kolaborasi antara LPH dengan laboratorium pengujian halal, yang juga sebagai bentuk sinergi nyata mendukung sistem jaminan produk halal nasional. Menurutnya, laboratorium halal yang andal dan terstandar merupakan salah satu elemen kunci dalam mempercepat sertifikasi halal yang kredibel.
"BSKJI berkomitmen dukung penguatan ekosistem halal, tidak hanya sisi regulasi dan kebijakan, tetapi juga melalui peningkatan kapasitas infrastruktur, termasuk laboratorium halal. Kerja sama lintas lembaga dapat memberi akses layanan halal yang terpercaya, terutama di luar pusat industri utama," jelas Andi.
Andi menjelaskan, penguatan jaringan laboratorium halal merupakan bagian dari strategi Kemenperin dalam upaya mendukung target Indonesia sebagai pusat industri halal dunia. Oleh karena itulah, dirinya berharap agar kolaborasi antar lembaga diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi layanan, tetapi juga mempercepat transformasi industri nasional.
(Bianca Khairunnisa)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media