Ekonomi . 04/07/2025, 22:43 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
fin..co.id - Dunia migas nasional memasuki babak baru. Andre Wijanarko resmi terpilih menjadi Ketua Umum Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI) periode 2025-2028. Sosok Andre tak asing lagi di industri energi, sebab saat ini ia menjabat General Manager Zona Rokan di Pertamina Hulu Rokan (PHR).
Penetapan Andre sebagai nakhoda baru IATMI memicu optimisme. Maklum, industri migas sedang menghadapi tantangan besar: menyeimbangkan kebutuhan energi fosil sambil mulai beralih ke energi bersih.
“IATMI harus menjadi mitra strategis pemerintah, memastikan pasokan energi tetap andal, sekaligus menjadi pusat pengembangan SDM teknik perminyakan Indonesia,” kata Andre, Jumat, 4 Juli 2025.
Lulusan Teknik Perminyakan ITB 1997 ini punya rekam jejak panjang di sektor hulu migas. Andre pernah malang-melintang di VICO Indonesia selama 16 tahun, sebelum akhirnya bergabung dengan Pertamina. Di PHR, ia sempat menjabat VP Resource Development hingga memimpin Zona Rokan, wilayah kerja terbesar penghasil minyak di Indonesia. Andre juga aktif di IATMI sejak lama, terakhir menjabat Kepala Divisi IATMI Pusat periode 2022-2025.
Andre mengusung sejumlah program prioritas. Mulai dari pelatihan berkelanjutan lewat IATMI Academy, sesi berbagi ilmu lewat expert sharing session, hingga mentoring untuk anggota muda. Ia juga ingin memperkuat kerja sama IATMI dengan perguruan tinggi, lembaga riset, asosiasi industri, dan pemerintah.
Tak hanya fokus ke hulu migas, Andre juga mendorong peran aktif ahli perminyakan dalam agenda transisi energi, seperti pengembangan teknologi Carbon Capture, Utilization and Storage (CCUS), efisiensi energi, hingga pemanfaatan sumber daya rendah karbon.
Struktur kepengurusan IATMI periode 2025-2028 pun disebut sangat beragam. Para pengurusnya berasal dari perusahaan migas nasional dan internasional, kalangan birokrasi, hingga akademisi dari kampus-kampus teknik terkemuka di Tanah Air, seperti ITB, UI, ITS, Trisakti, dan Universitas Sriwijaya.
“Kita tidak hanya bicara soal migas, tetapi juga tentang masa depan energi Indonesia. Peran ahli perminyakan tetap krusial untuk memastikan transisi energi berjalan adil dan berkelanjutan,” tegas Andre.
Dengan pengalamannya yang luas dan semangat berinovasi, Andre diharapkan mampu membawa IATMI tampil lebih progresif, adaptif, dan menjadi mitra penting pemerintah dalam mewujudkan ketahanan energi nasional sekaligus mencetak generasi baru profesional migas. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media