Ekonomi . 28/07/2025, 16:34 WIB

5 Faktor yang Menggerakkan Harga Emas Meski Terlihat Stabil

Penulis : Sigit Nugroho  |  Editor : Sigit Nugroho

fin.co.id – Harga emas dikenal relatif stabil, namun bukan berarti tidak bergerak sama sekali. Dalam kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian, logam mulia ini tetap menjadi salah satu instrumen investasi favorit, terutama bagi mereka yang mencari perlindungan nilai atau hedging asset.

Meski pergerakan harian mungkin tidak signifikan, pemahaman mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi harga emas bisa membantu investor mengambil keputusan tepat.

Mengapa Emas Tetap Menarik untuk Investasi?

Harga emas memang tampak mahal bagi sebagian orang, namun dalam jangka panjang, instrumen ini menunjukkan tren kenaikan yang stabil. Sebagai aset yang terbukti tahan krisis, emas cocok dijadikan bagian dari portofolio investasi jangka panjang. Apalagi kini, berinvestasi emas menjadi lebih mudah berkat kehadiran emas digital yang bisa dibeli dan dijual secara online dengan modal kecil.

Kemudahan investasi emas digital memungkinkan siapa pun memulai investasi, bahkan hanya dengan puluhan ribu rupiah. Hal ini memperluas akses ke instrumen lindung nilai ini, tanpa harus menunggu memiliki dana besar untuk membeli emas batangan fisik.

5 Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas Dunia

5 Faktor yang Menggerakkan Harga Emas Meski Terlihat Stabil

Emas Batangan - Pexels -

Meski cenderung stabil dalam jangka panjang, harga emas tetap mengalami fluktuasi dalam jangka pendek. Berikut lima faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga emas di pasar internasional:

1. Ketidakpastian Ekonomi dan Politik Global

Emas menjadi aset pelindung saat terjadi gejolak ekonomi dan politik. Dalam kondisi seperti konflik bersenjata, krisis finansial, atau ketegangan geopolitik, investor biasanya beralih ke emas karena dianggap lebih aman. Peningkatan permintaan inilah yang mendorong kenaikan harga emas.

2. Hukum Permintaan dan Penawaran

Seperti komoditas lain, harga emas juga dipengaruhi oleh keseimbangan permintaan dan penawaran. Ketika permintaan meningkat namun pasokan terbatas, harga akan naik. Sebaliknya, jika pasokan berlimpah sementara minat menurun, harga bisa turun.

3. Kebijakan Moneter dan Suku Bunga

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com