Internasional . 28/07/2025, 09:10 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
"Jika ke depan kami melakukan kunjungan kenegaraan resmi ke Prancis, insyaallah saya yakin akan diterima dengan tingkat formalitas dan rasa hormat yang sama seperti kunjungan resmi kami lainnya ke berbagai negara," tambahnya.
Dalam pertemuan tersebut, Anwar dan Macron membahas berbagai isu strategis, termasuk kerja sama perdagangan, investasi, energi terbarukan, semikonduktor, sektor pertahanan, pendidikan, serta teknologi digital dan kecerdasan buatan.
Macron bahkan menilai lawatan itu sangat sukses, menyebutnya sebagai awal baru dalam hubungan bilateral kedua negara. Ia juga mencatat bahwa kunjungan Anwar menjadi yang pertama dari seorang pemimpin tinggi Malaysia dalam 15 tahun terakhir.
Presiden Prancis itu turut menyambut penandatanganan sejumlah kerja sama penting, termasuk dalam bidang pertambangan dan pembelian pesawat, sebagai hasil konkret dari pertemuan tersebut. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media