Nasional . 06/08/2025, 10:30 WIB

Prabowo Tak Permasalahkan Warga Kibarkan Bendera One Piece: Sebagai Bentuk Ekspresi

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Fenomena pengibaran bendera bajak laut dari anime One Piece belakangan menyita perhatian publik jelang peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80. Terkait hal ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak mempermasalahkan hal tersebut selama tetap berada dalam konteks ekspresi budaya dan kreativitas komunitas.

"Kalau sebagai bentuk ekspresi ya it's okay enggak ada masalah. Tapi jangan ini dibawa atau dibentur-benturkan, disandingkan atau dipertentangkan dengan bendera merah putih. Enggak seharusnya seperti ini, kita sebagai anak bangsa bendera Merah Putih itu satu-satunya," kata Prasetyo saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan bahwa pengibaran bendera fiksi seperti milik Straw Hat Pirates dari One Piece sah-sah saja dilakukan dalam ruang komunitas kreatif. Namun, ia menegaskan pentingnya menjaga kesadaran terhadap posisi bendera Merah Putih sebagai satu-satunya lambang kedaulatan negara.

Meski tak melarang, Prasetyo mengingatkan agar ekspresi tersebut tidak dimanfaatkan secara keliru, terlebih di bulan Agustus yang sarat makna perjuangan dan nasionalisme. Menurutnya, momen kemerdekaan seharusnya digunakan untuk menumbuhkan semangat cinta tanah air, bukan untuk hal-hal yang bisa menimbulkan polemik.

Ia menekankan pentingnya memelihara makna bulan kemerdekaan sebagai bentuk penghargaan terhadap pengorbanan para pahlawan bangsa.

"Kita harus cintai bangsa kita, cintai merah putih, apa adanya dari lahir maupun batin, apapun kondisinya ya kita harus cintai negara kita, salah satunya ya cintai lambang negara kita Merah Putih," ucapnya.

Seperti diketahui, bendera bajak laut dengan latar hitam dan tengkorak tersenyum berhiaskan topi jerami kuning khas tokoh One Piece, Monkey D. Luffy, muncul di berbagai tempat di Indonesia. Selain itu, tren mengganti foto profil media sosial dengan simbol bendera anime tersebut juga marak menjelang HUT RI.

Selama tidak menggeser posisi simbol negara atau menimbulkan provokasi, Prasetyo menegaskan bahwa ruang ekspresi semacam itu masih bisa diterima. Namun ia menegaskan kembali, bendera Merah Putih tetaplah yang utama dan tidak boleh disandingkan apalagi dipertentangkan dengan simbol lain. *

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com