Hukum dan Kriminal . 18/08/2025, 17:16 WIB

KPK Gandeng PPATK Telusuri Dugaan Rekening Siluman dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

Beberapa hari setelahnya, tepatnya 11 Agustus 2025, KPK menerbitkan surat pencegahan ke luar negeri bagi Yaqut, staf khususnya Ishfah Abidal Aziz, serta pemilik Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur.

Sikap Yaqut

Juru bicara Yaqut, Anna Hasbie, menegaskan bahwa pihaknya akan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

"Sebagai bagian dari masyarakat yang menghormati hukum, beliau menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan aparat penegak hukum guna menyelesaikan perkara ini sesuai ketentuan yang ada," ujar Anna pada 12 Juli 2025.

Ia menambahkan bahwa keberadaan Yaqut akan selalu disesuaikan dengan kebutuhan penyidikan.

"Beliau menegaskan bahwa keberadaannya di Indonesia akan disesuaikan dengan kebutuhan penyidikan, demi terungkapnya kebenaran secara transparan dan adil," terangnya.

Anna juga menegaskan bahwa Yaqut percaya proses hukum ini akan berjalan secara objektif serta proporsional.

(Ayu Novita)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com