Internasional . 19/08/2025, 15:20 WIB

Tentara Thailand Injak Ranjau, Kamboja: Itu Peninggalan Perang

Penulis : Khanif Lutfi  |  Editor : Khanif Lutfi

fin.co.id - Ranjau PMN-2 yang melukai tentara Thailand telah berada di wilayah Kamboja sejak beberapa perang sebelumnya, menurut laporan Khmer Times.

Mengutip Menteri Senior Kamboja Ly Thuch, harian itu melaporkan bahwa pada 16 Juli–12 Agustus, 13 tentara Thailand menginjak ranjau saat berpatroli di perbatasan. Empat di antaranya kehilangan kaki hingga di bawah lutut atau pergelangan kaki.

Menurut pemerintah Thailand, insiden itu terjadi sebelum dan sesudah konflik bersenjata di perbatasan kedua negara pada 24–28 Juli 2025.

Ly Thuch mendesak militer Thailand segera menghentikan patroli di wilayah Kamboja yang masih dipenuhi ranjau peninggalan perang, sehingga membawa ancaman mematikan.

Dia juga menolak tuduhan Thailand yang disebutnya "tidak berdasar" bahwa Kamboja memasang ranjau baru di sepanjang perbatasan.

Ly menegaskan bahwa Kamboja, sebagai negara pihak dalam Traktat Ottawa yang melarang ranjau anti-personel, mematuhi sepenuhnya perjanjian itu dengan tidak menanam ranjau baru.

Sengketa perbatasan puluhan tahun antara Thailand dan Kamboja sempat menjadi konflik bersenjata pada 24 Juli, ketika kedua negara saling melancarkan tembakan artileri dan serangan udara. Kedua pihak melaporkan adanya korban jiwa, termasuk dari kalangan sipil.

Pada 4 Agustus, Thailand dan Kamboja mengumumkan gencatan senjata segera, yang kemudian diikuti dengan kesepakatan resmi beberapa hari kemudian.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com