Hukum dan Kriminal . 20/08/2025, 13:30 WIB
Penulis : Khanif Lutfi | Editor : Khanif Lutfi
fin.co.id - Pakar telematika Roy Suryo menegaskan dirinya tidak bersalah dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Dirinya menyebut laporan yang ditujukan kepadanya sebagai laporan yang keliru dan tidak mendasar.
"Jadi hari ini saya tidak membawa apa-apa karena memang harusnya tidak ada apa-apa. Ini sebuah laporan yang salah, laporan yang konyol. Banyak sekali kesalahan," katanya kepada awak media di Polda Metro Jaya, Kamis 20 Agustus 2025.
Pihaknya meminta Kapolda Metro Jaya yang baru, Irjen Asep Edi, untuk melakukan evaluasi terhadap jajarannya.
Menurutnya, ada aparat yang diduga menjalankan tugas secara tidak semestinya.
"Harusnya Pak Kapolda Metro Jaya yang baru bisa mengoreksi anak buahnya. Anak buah Anda menjalankan tugas yang tidak semestinya," ujarnya.
"Kepada Bapak Prabowo, kalau ini terjadi sesuatu berarti di rezim Bapak lah, di pemerintahannya, terjadi kriminalisasi dan intimidasi terhadap anak bangsa yang dilakukan aparat," paparnya.
Saat ditanya mengenai keyakinannya dalam menghadapi kasus ini, Roy menyatakan tetap tenang karena merasa tidak bersalah.
"Oh iya lah. Karena itu justru kami berani menerbitkan buku itu dengan benar," bebernya.
Ia menambahkan, tidak ada istilah percaya diri atau tidak dalam menghadapi proses hukum.
"Tidak ada istilah pede atau tidak, kita lakukan saja dengan baik dan benar," jelasnya.
Roy pun menutup dengan sindiran terhadap pihak yang dituduh menggunakan ijazah dan skripsi palsu.
"Kalau orang yang salah itu kan harusnya orang yang punya ijazah, yang skripsinya ditenggarai 99,9 persen palsu," ungkapnya.
Sebelumnya Polda Metro Jaya sedang menangani enam laporan polisi terkait tudingan ijazah palsu yang menyeret nama Jokowi.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media