Nasional . 22/08/2025, 18:53 WIB

Gus Ipul: Sekolah Rakyat Jadi Miniatur Pengentasan Kemiskinan Terpadu

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Kementerian Sosial (Kemensos) menggelar pembekalan bagi 154 kepala sekolah dan 2.221 guru Sekolah Rakyat (SR) di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat, 22 Agustus 2025.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, yang memberikan pengarahan kepada para pendidik dan kepala sekolah.

"Pembekalan Guru dan Kepala Sekolah Rakyat secara offline, saya nyatakan dimulai, dan dibuka," ujar Gus Ipul dalam sambutan resminya.

Menurut Gus Ipul, keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan mampu menghadirkan fasilitas pendidikan berkualitas sekaligus meningkatkan kepercayaan diri masyarakat kecil bahwa mereka memiliki daya saing yang setara.

"Dan para guru, para kepala sekolah adalah bagian dari upaya untuk memuliakan wong cilik itu. Siapa yang memuliakan wong cilik, Insya Allah akan dimuliakan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, Insya Allah akan dimuliakan oleh Allah SWT," tegasnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya fokus pada anak didik, tetapi juga menjadi sarana untuk memutus rantai kemiskinan. Program ini disebutnya sebagai miniatur pengentasan kemiskinan terpadu karena mengintegrasikan berbagai program unggulan Presiden Prabowo, seperti makan bergizi gratis, layanan kesehatan, hingga jaminan sosial.

Tidak hanya siswa, orang tua mereka juga akan diberdayakan melalui bantuan, pelatihan, serta akses pasar.

"Dan juga nanti orang tuanya, keluarganya menjadi anggota Kooperasi Desa Merah Putih. Dengan begitu, seluruh program unggulan Presiden Prabowo akan ikut menyentuh siswa dan keluarga Sekolah Rakyat," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat, Prof Muhammad Nuh, menekankan bahwa para guru dan kepala sekolah memiliki peran besar dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

"Melalui Sekolah Rakyat inilah akan kita buktikan, bahwa Indonesia 2045 Insya Allah jaya," ucap Prof Nuh.

Ia juga mengingatkan agar para pendidik bersyukur bisa menjadi bagian dari gagasan Presiden Prabowo, yang menghadirkan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

"Tidak semua orang tertarik hatinya dengan dunia pendidikan, tidak semua orang. Alhamdulillah Allah menakdirkan, Yang Maha Kuasa menakdirkan, hati kita tertaut dengan dunia pendidikan," pungkasnya.

(Dimas Rafi)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com