Nasional . 23/08/2025, 13:32 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya peran guru Sekolah Rakyat dalam memberikan pendidikan berkualitas demi menghapus kemiskinan di Indonesia. Menurutnya, pendidikan adalah jalan utama untuk memutus lingkaran kemiskinan yang masih dihadapi banyak keluarga.
"Saya titip betul-betul para guru, anda sudah diseleksi. Anda memiliki tugas yang sangat mulia. Anda sedang menyiapkan dalam rangka kita memutus rantai kemiskinan. Mereka yang angkat orang tua mereka keluar dari kemiskinan," kata Prabowo saat memberikan pembekalan kepada guru dan kepala Sekolah Rakyat di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat, 22 Agustus 2025.
Lebih jauh, ia mengajak seluruh elemen bangsa bekerja keras untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari kemiskinan. Sekolah Rakyat, lanjut Prabowo, merupakan titik awal perjuangan menuju masa depan yang lebih baik.
Prabowo mengaku bangga melihat para murid Sekolah Rakyat hadir bersama orang tua mereka. Ia menilai, anak-anak tersebut mulai menunjukkan optimisme, bukan lagi dibayangi kecemasan mengenai nasib mereka ke depan.
"Bina anak didikmu. Didik mereka dengan baik! Bantu mereka! Buat mereka gembira! Jangan buat mereka pesimis, buat mereka gembira! Bangsa Indonesia sorak gembira! Itu Indonesia," tegas Prabowo.
Dalam arahannya, ia juga menekankan bahwa guru harus menumbuhkan semangat optimisme. Baginya, hakikat kemerdekaan adalah saat rakyat dapat hidup sejahtera dan berdiri di atas kaki sendiri.
Prabowo kemudian menyampaikan rasa takjub atas perkembangan Sekolah Rakyat yang kini telah mencapai 100 unit di seluruh Indonesia.
"Saya kira ini sangat juga mengesankan hati saya hari ini dengan mengetahui bahwa hari ini kita sudah 100 Sekolah rakyat yang berdiri dan beroperasi," ujarnya.
Selain itu, ia mengapresiasi laporan terkait rencana penambahan 65 Sekolah Rakyat baru yang akan mulai beroperasi pada September mendatang.
"Saya juga diberi laporan bulan september ini, sudah akan tambah beroperasi 65 sekolah lagi. Saya kira ini sesuatu prestasi yang menurut saya luar biasa," tambahnya.
Prabowo mengungkapkan, pencapaian tersebut melampaui ekspektasinya. Ia mengaku baru memberikan gagasan pendirian Sekolah Rakyat pada Februari lalu.
"Terus terang aja ini diluar harapan saya. Saya memberi petunjuk gagasan ini bulan Feb, kalau tidak salah. Bulan Feb, Maret, April, Mei, Juni, Juli. Waktu itu para menteri mengatakan pak bulan Juli kami siap membuka Sekolah Rakyat," jelasnya.
(Anisha Aprilia)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media