Nasional . 30/08/2025, 09:30 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto pada Jumat malam 29 Agustus menyempatkan diri bertakziah ke rumah duka almarhum Affan Kurniawan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Dalam kunjungannya, Presiden bertemu langsung dengan keluarga korban serta menyerahkan bantuan berupa rumah, yang disebut sebagai cita-cita Affan untuk sang ibunda, Herlina.
Presiden tiba sekitar pukul 21.50 WIB di rumah kontrakan berukuran 3x11 meter yang ditempati keluarga almarhum. Di sana, ia menyampaikan belasungkawa, mendengarkan harapan keluarga, sekaligus memberikan dukungan.
"Bapak datang langsung ke rumah. Bapak mengunjungi rumah kediaman almarhum, dan juga tadi Bapak memberikan bantuan. Bantuan, semua yang menjadi harapan, keinginan keluarga, Bapak penuhi, termasuk rumah," ungkap Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria di depan rumah duka.
Riza menuturkan, rumah yang dimiliki sendiri memang menjadi impian Affan untuk ibunya, sebab selama ini keluarga hanya tinggal di rumah petak kontrakan.
Affan, yang lahir pada 2004, sudah berhenti sekolah sejak usia 14 tahun. Ia sempat bekerja sebagai penjaga portal selama dua tahun, sebelum akhirnya mencari nafkah sebagai pengemudi ojek online hingga akhir hidupnya.
Menurut Riza, Affan juga pernah menabung untuk membeli sebidang tanah di Lampung bagi keluarganya, serta menghadiahkan motor untuk adik perempuannya.
Mengenai bantuan rumah yang diberikan Presiden, Riza menjelaskan bahwa rumah tersebut berlokasi di kawasan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. "Bapak Ara sudah memberikan ya, terutama ibunya," katanya, merujuk pada Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga menegaskan kepada keluarga bahwa pihak yang bertanggung jawab atas kematian Affan akan diproses hukum sekeras-kerasnya.
Sejumlah pejabat turut mendampingi Presiden dalam takziah tersebut, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menko PMK Pratikno, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Diketahui, Affan Kurniawan meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis Barracuda milik Brimob di kawasan Jalan Penjernihan I, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8) malam. Korban dinyatakan meninggal setibanya di RSCM Jakarta Pusat. Tujuh anggota Brimob yang berada di dalam kendaraan tersebut kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Divisi Propam Mabes Polri.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media