Nasional . 14/09/2025, 15:44 WIB
Penulis : Khanif Lutfi | Editor : Khanif Lutfi
fin.co.id - Aksi demonstrasi berjilid-jilid yang berlangsung sejak 24 hingga 31 Agustus 2025 kini menyisakan misteri. Puluhan demonstran dilaporkan hilang tanpa jejak.
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mencatat lonjakan laporan orang hilang, yang diduga menjadi korban penghilangan paksa oleh aparat keamanan.
Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya menyampaikan, bahwa sejak dibukanya Posko Orang Hilang pada 1 September 2025, pihaknya menerima banyak pengaduan terkait hilangnya individu secara mendadak.
"Pasca rangkaian aksi demonstrasi pada periode tersebut, KontraS menerima lonjakan laporan terkait individu yang hilang secara tiba-tiba, terutama dari wilayah-wilayah yang menjadi pusat mobilisasi massa utamanya Jakarta dan Bandung," ujar Dimas dalam rilis resmi, Minggu 14 September 2025.
Alumni Fakultas Hukum Universitas Airlangga ini menegaskan, posko tersebut dibentuk untuk menampung aduan, menelusuri keberadaan korban, serta mencatat pola tindakan aparat yang mengarah pada praktik penghilangan paksa.
"Dari pencarian dan verifikasi yang telah KontraS lakukan terhadap seluruh pengaduan yang masuk, sebagian besar merupakan korban penghilangan paksa," jelasnya.
Lebih lanjut, Dimas mengungkapkan bahwa para demonstran kemungkinan besar ditahan oleh aparat kepolisian tanpa akses komunikasi dengan dunia luar (incommunicado detention), termasuk tidak diberikan hak untuk pendampingan hukum.
"Mereka juga tidak diperbolehkan untuk menerima pendampingan hukum sesuai pilihan mereka. Dalam kata lain, aparat kepolisian telah melakukan penyembunyian nasib dan keberadaan orang-orang yang ditahan," tegas Dimas.
Di sisi lain, Polda Metro Jaya telah membuka Posko Pengaduan Orang Hilang di Aula Satya Haprabu, Gedung Ditreskrimum, sebagai bentuk respon atas keresahan publik.
"Posko pengaduan ini beroperasi 24 jam," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Ade Ary Syam Indradi, Sabtu 13 September 2025.
Masyarakat dapat langsung datang ke lokasi atau menghubungi hotline di nomor 0812-8559-9191 yang aktif 24 jam penuh.
"Kami mengimbau masyarakat yang kehilangan anggota keluarga atau kerabat agar segera melaporkan, baik langsung ke posko maupun melalui nomor hotline yang sudah disiapkan," ujar Ade Ary. (Fajar Ilman)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media