Nasional . 25/09/2025, 19:07 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id – Kehadiran teknologi Smart Board atau papan interaktif digital (IFP) di SLB-A Pembina Tingkat Nasional Jakarta memberikan dampak signifikan terhadap semangat belajar para siswa tunanetra. Perangkat bantuan dari pemerintah ini mulai digunakan sejak akhir Agustus dan menjadi media pembelajaran inovatif di kelas.
Salah satu siswa SMP, Khairuli Mubarok, mengaku antusias mengikuti pelajaran yang kini lebih interaktif. Ia menilai pengalaman belajar dengan Smart Board sangat menarik, khususnya saat mengikuti kuis yang dioperasikan lewat layar sentuh.
"Tadi tuh seru pas ikut kuis-kuis lewat papan interaktif. Sebenarnya dari dulu bisa belajar, tapi sekarang jadi lebih seru karena sudah ada Smart Board," ungkap Khairuli dikutip dari keterangannya, Kamis, 25 September 2025.
Khairuli pun menyampaikan harapannya kepada Presiden RI Prabowo Subianto, agar fasilitas serupa dapat diperluas ke seluruh sekolah luar biasa (SLB) di Indonesia.
“Semoga setiap kelas di SLB nanti punya papan interaktif. Terima kasih kepada Bapak Menteri dan Bapak Presiden karena sudah menyediakan teknologi ini,” tambahnya.
Ramah Disabilitas dan Mudah Diakses
Siswa lainnya, Rio Andi Valerio Ahmadinejad, juga merasakan manfaat besar dari teknologi ini. Menurutnya, papan interaktif yang dilengkapi pembaca layar bawaan sangat mendukung kebutuhan belajar penyandang disabilitas netra.
“Papan ini pakai sistem Android dan punya screen reader. Jadi kami tunanetra bisa lebih leluasa mengeksplor fitur-fitur yang ada,” jelas Rio.
Rio juga mendorong teman-temannya sesama disabilitas untuk tidak takut menggunakan teknologi baru. Ia menekankan pentingnya keberanian untuk bertanya dan bereksperimen agar semakin percaya diri.
“Jangan takut berkarya dan jangan ragu bertanya. Kalau kita belum tahu cara pakai teknologinya, ya tinggal tanya. Itu cara kita berkembang,” pesannya.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas kebijakan yang mendukung aksesibilitas pendidikan bagi penyandang disabilitas.
“Terima kasih, Pak Prabowo. Semoga fasilitas seperti ini bisa terus ditambah komputer, laptop, atau papan interaktif supaya kami bisa lebih mudah belajar,” pungkas Rio.
Jembatan Menuju Literasi Teknologi dan AI
Tak hanya membantu kegiatan belajar, Smart Board juga membuka minat baru siswa terhadap dunia teknologi. Gres Saputra, siswa kelas 9A yang tertarik pada kecerdasan buatan (AI), mengatakan bahwa papan interaktif ini membuat dirinya semakin semangat belajar tentang teknologi.
“Harapannya, semoga dengan teknologi seperti ini, siswa disabilitas bisa ikut mengejar perkembangan zaman dan cara belajar juga makin maju,” ucap Gres.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media