Ekonomi . 20/10/2025, 16:03 WIB

Implementasi Asta Cita: Pemerintah Terangi Ribuan Rumah di Sumatera Selatan

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Upaya pemerintah dalam mewujudkan visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia (RI) ke-8, Prabowo Subianto, kini mulai dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat desa. Program pemerataan energi yang menjadi salah satu prioritas utama, membawa perubahan nyata di berbagai pelosok negeri.

Salah satunya terjadi di Desa Bandar Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Warga yang selama ini bergantung pada lampu minyak dan genset untuk penerangan, kini menikmati aliran listrik berkat Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang dijalankan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

BPBL menjadi bagian dari komitmen Presiden Prabowo dalam mengimplementasikan Asta Cita, terutama dalam memastikan seluruh masyarakat Indonesia memperoleh akses energi yang merata dan berkeadilan.

"Listrik bukan hanya infrastruktur, ini adalah bentuk nyata kehadiran negara. Kita tidak ingin 80 tahun Indonesia merdeka, tapi masih ada desa yang gelap gulita," kata Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.

Bahlil menegaskan, pemerintah menargetkan seluruh desa di Tanah Air telah teraliri listrik pada 2029–2030. Berdasarkan data Kementerian ESDM, hingga kini masih terdapat sekitar 5.700 desa dan 4.400 dusun yang belum memiliki akses terhadap listrik.

"Saya anak kampung, SD saja tidak ada listrik. Saya tahu rasanya. Maka saya tidak mau anak-anak sekarang merasakan hal yang sama," ungkapnya.

Program BPBL sepenuhnya dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian ESDM dan ditujukan bagi keluarga tidak mampu yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Di Provinsi Sumatera Selatan, program ini pada tahun anggaran 2025 menyasar 8.050 rumah tangga penerima manfaat. Hingga pertengahan Oktober 2025, tercatat sebanyak 5.500 rumah sudah siap disambungkan, sementara 2.500 lainnya masih dalam proses validasi bersama pemerintah daerah dan instansi terkait.

Selain BPBL, Sumatera Selatan juga menjadi penerima manfaat Program Listrik Desa yang menjangkau 11 wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) pada tahun ini.

Lebih dari sekadar menerangi rumah warga, kehadiran listrik membawa perubahan besar dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat pedesaan, membuka peluang usaha, meningkatkan produktivitas, serta memperluas akses pendidikan dan informasi.

Program ini menjadi bukti nyata bahwa pemerataan energi bukan sekadar target pembangunan, tetapi juga langkah strategis untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, sebagaimana diamanatkan dalam visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

(Dimas Rafi)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com