Nasional . 23/10/2025, 19:44 WIB

Diplomasi Era Prabowo Dinilai Angkat Wibawa Indonesia di Kancah Dunia

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dinilai membawa angin segar bagi arah kebijakan luar negeri Indonesia. Di tengah situasi geopolitik global yang kian dinamis, diplomasi Indonesia disebut tampil lebih percaya diri, berdaulat, dan mampu memperkuat posisi bangsa di tataran internasional.

Presidium Nasional Forum Komunikasi Mahasiswa Hubungan Internasional Indonesia (FKMHII) terpilih periode 2025/2026, Fathur Rahman, menyampaikan pandangannya dalam diskusi publik bertajuk “Strategi Diplomasi Indonesia di Kancah Global” yang digelar oleh Mahasiswa Prodi HI UPN Veteran Jakarta, Kamis, 23 Oktober 2025.

“Diplomasi Indonesia sudah berada di track yang benar di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Masuknya Indonesia ke dalam BRICS menjadi bukti bahwa kita mampu memperluas jejaring kekuatan ekonomi global tanpa kehilangan identitas sebagai bangsa nonblok,” ujar Fathur Rahman, yang juga mahasiswa Prodi Hubungan Internasional UPN Veteran Jakarta.

Menurutnya, langkah Indonesia bergabung dengan BRICS menjadi sinyal kuat bahwa kebijakan luar negeri Indonesia kini lebih adaptif terhadap perubahan tatanan dunia, namun tetap berpijak pada prinsip kemandirian dan non-intervensi.

Ia menilai, pemerintahan Prabowo juga menunjukkan kecakapan diplomasi dalam menjaga keseimbangan hubungan dengan kekuatan global lama seperti Amerika Serikat, tanpa kehilangan arah dalam memperjuangkan kepentingan nasional.

“Indonesia berhasil menggunakan diplomasi bawah tanah untuk menjembatani kepentingan dengan Amerika Serikat, termasuk dalam upaya pengurangan tarif perdagangan. Ini menunjukkan kemampuan negosiasi Indonesia yang cerdas dan berdaulat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fathur menyoroti penguatan diplomasi maritim yang menurutnya menjadi elemen penting dalam strategi geopolitik Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo.

“Dari segi maritim, Presiden sudah mampu membentuk arus aksi nyata dalam diplomasi kelautan. Indonesia kini cukup kuat untuk menjadi tolok ukur geopolitik dan geostrategis di kawasan Indo-Pasifik,” ungkapnya.

Ia menegaskan, arah kebijakan luar negeri yang konsisten dan berorientasi pada kepentingan nasional perlu dipertahankan demi memperkuat national branding Indonesia di dunia internasional.

“Hal seperti inilah yang harus kita pertahankan agar national branding Indonesia semakin kokoh di panggung global, bahwa kita adalah bangsa yang berdaulat, berpengaruh, dan dihormati,” tutup Fathur.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com