Megapolitan . 23/10/2025, 18:33 WIB

KNPI School Jembatani Pendidikan Formal dan Agama di Ponpes Salafi Tangerang

Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana  |  Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana

fin.co.id -  Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, ribuan santri di Kabupaten Tangerang tetap teguh menimba ilmu agama di pondok pesantren. Namun, tantangan untuk mendapatkan pendidikan formal yang setara seringkali menjadi dilema. Kini, sebuah harapan baru muncul melalui program inovatif KNPI School, yang digagas Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tangerang, untuk memastikan tidak ada lagi santri yang putus sekolah hanya karena pilihan jalur pendidikan.

Kamis (23/10/2025) lalu, suasana di Sekolah PAUD dan MI Pondok Pesantren Salafiah Al-Maftuhah, Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, tampak semarak. Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, hadir langsung untuk memberikan dukungan penuh dan apresiasi terhadap inisiatif mulia ini.

Program KNPI School dirancang sebagai jembatan bagi para santri agar bisa mengikuti program kejar paket A, B, dan C, sehingga mereka dapat memperoleh ijazah setara sekolah umum tanpa harus meninggalkan bangku pesantren.

"KNPI School ini hadir sebagai solusi konkret untuk membantu pemerintah daerah menurunkan angka putus sekolah. Melalui program ini, santri dapat tetap mendalami ilmu agama sekaligus mengejar pendidikan formal. Ini adalah langkah strategis agar mereka memiliki bekal lengkap, baik ilmu dunia maupun akhirat," ungkap Intan.

Menurutnya, keberadaan KNPI School di pondok pesantren salafi memiliki dampak yang sangat besar, terutama bagi generasi muda. "Dengan adanya KNPI School, para santri bisa belajar ilmu umum di lingkungan pesantren mereka sendiri. Jadi, ketika lulus, mereka tidak hanya berilmu agama, tetapi juga memegang ijazah yang membuka peluang untuk bekerja atau bahkan menjadi guru di sekolah Islam. Ini adalah program yang luar biasa," tambahnya, menyoroti manfaat jangka panjang bagi para lulusan.

Dukungan terhadap pendidikan tidak berhenti di situ. Intan juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui berbagai kebijakan pro-pendidikan. Mulai dari program beasiswa, sekolah gratis, subsidi untuk sekolah swasta, hingga penyediaan bus sekolah gratis, semua dirancang untuk memastikan setiap anak memiliki akses yang sama terhadap pendidikan berkualitas.

"Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen penuh agar tidak ada satu pun anak yang terhalang untuk bersekolah. Bahkan sekolah swasta yang bekerja sama dengan pemerintah akan disubsidi, memastikan pendidikan gratis bagi mereka yang tidak tertampung di sekolah negeri," jelasnya.

Lebih dari sekadar pendidikan formal, Intan juga menyoroti pentingnya pengembangan keterampilan, khususnya bagi kaum perempuan dan santriwati. Melalui program Balai Latihan Kerja (BLK) keliling, pemerintah daerah menyediakan beragam pelatihan seperti menjahit, memasak, membuat kue, hingga tata rias pengantin.

"Anak-anak perempuan harus didorong untuk menggali potensi diri. Pemerintah tidak hanya fokus pada sekolah formal, tetapi juga bagaimana meningkatkan keterampilan mereka agar bisa berdaya saing dan bermanfaat bagi masyarakat," tegasnya.

Mengakhiri kunjungannya, Intan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para pengasuh pondok pesantren yang telah membuka pintu dan mendukung KNPI School sebagai salah satu proyek percontohan pendidikan alternatif di Kabupaten Tangerang.

"Saya sangat berterima kasih kepada Umi dan Abah yang telah mengizinkan anak-anaknya berpartisipasi dalam program kejar paket ini. Semoga mereka semua lulus, memiliki ijazah, berilmu, dan berakhlak mulia. Semoga dari sini lahir generasi perempuan yang salehah, cerdas, dan berdaya saing, yang akan menjadi kebanggaan kita semua," pungkasnya.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com