Nasional . 23/10/2025, 14:22 WIB

Menkomdigi Meutya Hafid: 60 Juta Warga Indonesia Belum Terkoneksi Internet

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan, masih terdapat sekitar 60 juta penduduk Indonesia yang belum memiliki akses terhadap layanan internet. Pemerintah, kata Meutya, kini tengah mempercepat pembangunan konektivitas digital di desa-desa tertinggal melalui kerja sama lintas kementerian.

Langkah percepatan tersebut diwujudkan melalui nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT). Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mempercepat penyediaan infrastruktur digital di wilayah pedesaan.

“Dengan MoU ini, Kemkomdigi dan Kemendes PDT akan mencocokkan data desa yang belum terkoneksi untuk menentukan mana yang akan kita prioritaskan untuk dibangun koneksinya di tahun 2026,” kata Meutya dalam keterangan resminya, Kamis, 23 Oktober 2025.

Menurut Meutya, kerja sama tersebut bertujuan untuk memastikan pemerataan akses informasi bagi seluruh masyarakat Indonesia, tanpa terkecuali.

“Sekitar 60 juta jiwa belum terkoneksi dengan internet sehingga kita perlu melakukan percepatan karena akses terhadap informasi merupakan hak asasi manusia sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945,” tegasnya.

Kemkomdigi disebut telah melakukan berbagai langkah nyata untuk memperluas jangkauan konektivitas digital. Upaya tersebut mencakup pembangunan Base Transceiver Station (BTS) dan titik akses internet di wilayah Papua, pelaksanaan lelang frekuensi, serta kerja sama dengan operator seluler untuk mewujudkan pemerataan layanan di seluruh wilayah Indonesia.

Meutya menegaskan bahwa sinergi antara Kemkomdigi dan Kemendes PDT akan mempercepat proses pembangunan infrastruktur digital, sehingga masyarakat pedesaan dapat ikut menikmati manfaat transformasi digital sebagaimana warga di perkotaan.

“Transformasi digital harus bisa dirasakan di tingkat terkecil hingga ke desa-desa,” pungkas Meutya.

Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menilai ketersediaan jaringan internet memiliki peran vital dalam mendorong kemajuan desa.

“Salah satu yang sangat menentukan maju atau tidaknya suatu desa itu adalah masalah internet dan sinyal,” ujarnya.

Yandri menambahkan, dengan adanya konektivitas digital yang memadai, berbagai potensi ekonomi dan sosial desa dapat dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat setempat.

(Ayu Novita)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com