Nasional . 30/10/2025, 15:45 WIB

Atap Asrama Santri Putri di Situbondo Ambruk, 1 Tewas dan 6 Luka-luka

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id – Warga Desa Blimbing, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, dikejutkan oleh peristiwa ambruknya atap asrama santri putri di salah satu pondok pesantren setempat, Rabu, 29 Oktober 2025 dini hari.

Peristiwa itu terjadi pada pukul 00.30 WIB, ketika para santriwati tengah tertidur lelap. Bagian atap bangunan tiba-tiba runtuh dan menimpa sejumlah santri yang berada di dalam kamar.

Akibat insiden tersebut, enam santriwati mengalami luka-luka dan segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis. Sementara itu, satu orang dinyatakan meninggal dunia, dan dua lainnya masih dirawat secara intensif di RSUD Besuki.

Mendapat laporan kejadian itu, Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan bersama Kasat Reskrim AKP Agung Hartawan dan Kapolsek Besuki AKP Febry Hermawan segera mendatangi lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, Kapolres bersama tim Unit Identifikasi Satreskrim Polres Situbondo melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memastikan proses penanganan dilakukan dengan cepat serta aman.

"Area sudah kami sterilkan untuk keamanan bersama. Langkah ini juga bagian dari proses penyelidikan," ujar Kapolres kepada awak media.

Untuk menghindari kerumunan warga dan risiko tambahan, garis polisi juga dipasang di sekitar bangunan pondok yang terdampak.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan, ambruknya atap asrama diduga dipicu oleh hujan deras dan angin kencang yang melanda wilayah Besuki beberapa jam sebelum kejadian.

"Kami masih mendalami penyebab pasti runtuhnya atap bangunan. Dugaan sementara bisa karena faktor cuaca, tapi kami tunggu hasil pemeriksaan teknis dari petugas dan ahli bangunan," jelas Kapolres Rezi.

Ia menegaskan, seluruh korban telah mendapat penanganan medis, sedangkan korban meninggal dunia sudah dimakamkan, dan keluarganya menerima dengan lapang dada.

"Kami turut berduka cita yang mendalam atas musibah ini. Fokus kami sekarang memastikan situasi aman dan seluruh proses penanganan berjalan baik," tambahnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Syekh Abdul Qodir Jailani, KH Muhammad Hasan Nailul Ilmi, membenarkan terjadinya insiden tersebut. Ia menuturkan bahwa sebelum kejadian, hujan deras disertai angin kencang sempat mengguyur kawasan Besuki.

"Sekira pukul 00.30 atau 01.00 WIB terdengar suara keras. Yang ambruk itu bagian atapnya, sementara tembok masih utuh,"

paparnya.

Pihak pondok kini tengah berkoordinasi dengan kepolisian, Kementerian Agama, dan pemerintah daerah untuk memastikan penanganan lanjutan dan keselamatan seluruh santri yang masih berada di lingkungan pesantren.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com