Ekonomi . 30/10/2025, 10:33 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
BRI tak lagi hanya bertumpu pada sektor UMKM. Sambil mempertahankan DNA-nya sebagai “Bank-nya UMKM”, BRI kini menyiapkan strategi baru dengan membangun second core business di segmen komersial dan korporasi. Langkah ini menjadi upaya BRI menjaga keseimbangan portofolio dan memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi nasional.
fin.co.id — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menegaskan komitmennya untuk tetap menjadikan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung bisnis utama. Namun, BRI juga mulai memperluas kapabilitasnya di segmen lain agar portofolio bisnis lebih seimbang dan berkelanjutan.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menjelaskan bahwa perusahaan terus memperkuat perannya sebagai lembaga keuangan yang melayani seluruh lapisan nasabah — mulai dari ultra mikro hingga korporasi — dalam satu sistem keuangan yang terintegrasi.
“Ke depan, kami tidak hanya fokus ke UMKM walaupun memang DNA BRI itu adalah UMKM, tetapi kami juga membangun kapabilitas di segmen lain,” ujar Hery dalam konferensi pers virtual, Kamis, 30 Oktober 2025.
Pernyataan tersebut menegaskan arah baru BRI dalam membangun keseimbangan bisnis antara sektor mikro dan segmen komersial, tanpa meninggalkan akar utama perusahaan yang dikenal kuat di bidang pemberdayaan UMKM.
Untuk memperkuat kinerja sektor mikro, BRI tengah melakukan transformasi menyeluruh di berbagai lini, mulai dari digitalisasi sistem, penyederhanaan proses bisnis, hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM). Hery menegaskan bahwa kualitas SDM menjadi faktor kunci agar transformasi ini berhasil.
“Kita ingin micro loan officer ini produktivitasnya meningkat. Mereka pasukan besar kami yang berperan langsung dalam mendorong inklusi keuangan,” ungkap Hery.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media