Megapolitan . 01/11/2025, 21:23 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Dua kerangka manusia ditemukan di dalam Gedung ACC, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, bangunan yang sempat hangus terbakar pada 29 Agustus 2025 ketika terjadi kerusuhan di kawasan tersebut. Penemuan menggegerkan itu kini tengah diselidiki oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Pusat untuk mengungkap identitas dan penyebab kematian kedua korban.
Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra membenarkan temuan tersebut. Ia mengatakan, tim forensik dari RS Polri Kramat Jati sudah mengambil sampel DNA dari dua kerangka itu untuk keperluan identifikasi.
“Jenazah sudah kami bawa ke Kramat Jati untuk pengambilan sampel DNA. Saat ini kami masih menunggu hasil dari tim kedokteran forensik RS Polri,” ujar Roby kepada wartawan, Jumat, 31 Oktober 2025.
Roby menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan kehilangan orang di wilayah hukum Polres Jakarta Pusat. Meski demikian, hasil pemeriksaan DNA akan dicocokkan dengan data laporan yang sebelumnya diterima dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).
“Kalau ke Polres memang belum ada laporan kehilangan, tapi kemarin ada laporan dari KontraS, dan itu akan kita cocokkan,” ungkapnya.
KontraS Desak Polisi Transparan
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mendapat informasi mengenai penemuan dua kerangka tersebut. Ia meminta agar proses penyelidikan dilakukan secara terbuka dan akuntabel.
“Kami menerima kabar tentang penemuan dua kerangka manusia di Gedung ACC, Kwitang, yang sebelumnya terbakar pada akhir Agustus lalu,” ujar Dimas.
Menurut Dimas, proses evakuasi telah dilakukan oleh aparat kepolisian. Saat ini, pemeriksaan DNA sedang berjalan untuk dicocokkan dengan pihak keluarga dua orang yang sebelumnya dilaporkan hilang, yakni Farhan dan Reno.
“Belum dapat dipastikan apakah temuan ini terkait dengan Farhan dan Reno. Kami mendorong Polri agar transparan dan akuntabel dalam seluruh proses pemeriksaan, serta menyampaikan hasilnya secara terbuka kepada publik,” tegasnya.
Menunggu Hasil Forensik
Hingga berita ini diturunkan, tim penyidik bersama ahli forensik masih menunggu hasil laboratorium DNA guna memastikan identitas kedua korban.
Sementara itu, area penemuan di Gedung ACC Kwitang telah dipasangi garis polisi dan dinyatakan sebagai lokasi penyelidikan lanjutan.
(Rafi Adhi)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media