Politik . 06/11/2025, 09:14 WIB
Penulis : Khanif Lutfi | Editor : Khanif Lutfi
Sebagai Presiden Komisaris Pertamina Hulu Energi, Denny JA kini menjadi motor penggerak Roadmap Menuju 1 Juta Barrel per Day 2029—visi nasional menuju kemandirian energi Indonesia.
Visi itu berpijak pada tiga fondasi: efisiensi bisnis, inovasi teknologi, dan tanggung jawab lingkungan.
Baginya, energi bukan hanya tentang sumber daya alam, tetapi juga tentang sumber daya moral: bagaimana kemakmuran bisa sejalan dengan keberlanjutan.
Perjalanan hidup Denny JA dimulai dari seorang aktivis kere di tahun 1980-an, dan empat dekade kemudian ia berdiri sebagai simbol bahwa integritas dan kerja keras dapat mengubah nasib seseorang—bahkan arah bangsanya.
Publikasi LHKPN oleh KPK dan keterbukaan Denny JA menunjukkan bahwa transparansi dan integritas dapat berjalan seiring dengan prestasi dan tanggung jawab sosial.
Melalui keterbukaannya, Denny JA menegaskan bahwa kepemimpinan di era modern bukan hanya soal kemampuan memimpin korporasi besar.
Tetapi ini juga keberanian untuk menjadi teladan moral di ruang publik, menyeimbangkan antara kekuatan ekonomi, tanggung jawab sosial, dan visi sosial dalam menjalankan amanah negara.
"Transparansi ini bukan hanya memenuhi kewajiban hukum, tetapi juga membangun kepercayaan publik dan mendorong akuntabilitas di sektor publik, sehingga masyarakat dapat melihat langsung integritas para pemegang amanah negara".
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media