Megapolitan . 07/11/2025, 21:20 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Peristiwa yang terjadi saat khotbah salat Jumat tengah berlangsung ini seketika menggegerkan kawasan Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Suara ledakan terdengar cukup keras, menciptakan kepanikan besar di kalangan warga dan jemaah di sekitar lokasi.
Merespons cepat situasi darurat ini, kepolisian langsung mengambil tindakan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengonfirmasi bahwa petugas kepolisian bersama tim penjinak bom (Jibom) segera diterjunkan ke lokasi. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh.
"Sumber ledakan masih didalami. Ini kan baru kejadian, sedang kita dalami. Nanti hasilnya akan kami sampaikan ke media," jelas Kombes Budi Hermanto, menunjukkan bahwa kepolisian tidak ingin terburu-buru menyimpulkan penyebab insiden sebelum mendapatkan bukti faktual dari tim ahli Jibom.
Kombes Budi Hermanto juga memberikan gambaran mengenai tingkat keparahan luka para korban. Sebagian korban mengalami luka sedang, sementara sebagian lainnya mengalami luka ringan. Jenis luka yang diderita termasuk luka bakar dan luka akibat serpihan benda keras. Semua korban, baik yang luka sedang maupun ringan, sudah ditangani pihak rumah sakit.
Peristiwa ledakan di area SMAN 72 ini menjadi pengingat serius bagi seluruh institusi pendidikan mengenai pentingnya pengamanan dan kewaspadaan. Kepolisian berjanji akan menyampaikan hasil penyelidikan secara transparan begitu tim Jibom berhasil mengidentifikasi secara pasti sumber dan jenis material yang meledak. - Rafi Adhi/Disway -
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media