Nasional . 10/11/2025, 08:18 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan mengumumkan sepuluh nama penerima gelar Pahlawan Nasional pada Senin, 10 November. Salah satu nama yang masuk dalam daftar tersebut adalah Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membenarkan hal tersebut. Ia menyebut nama Soeharto termasuk dalam daftar final penerima gelar tahun ini.
"Kurang lebih 10 nama. Ya masuk, masuk (nama Soeharto)," kata Prasetyo, Minggu malam.
Prasetyo menjelaskan, penetapan daftar nama calon Pahlawan Nasional telah melalui proses finalisasi dalam rapat terbatas yang dihadiri oleh Menteri Kebudayaan sekaligus Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli Zon. Rapat tersebut berlangsung di kediaman Presiden Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Minggu.
Dalam proses finalisasi itu, kata Prasetyo, Presiden Prabowo turut meminta masukan dari berbagai pihak, termasuk pimpinan DPR dan MPR. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian dalam mengambil keputusan.
"Tadi juga kemudian Bapak Presiden mendapatkan masukan dari Ketua MPR, kemudian juga dari Wakil Ketua DPR, karena memang cara bekerja beliau, beliau menugaskan beberapa untuk berkomunikasi dengan para tokoh, mendapatkan masukan dari berbagai pihak sehingga diharapkan apa yang nanti diputuskan oleh Bapak Presiden, oleh pemerintah itu, sudah melalui berbagai masukan," ujarnya.
Lebih lanjut, Prasetyo menegaskan bahwa penetapan gelar Pahlawan Nasional merupakan bentuk penghargaan terhadap jasa besar para pendahulu bangsa.
"Sekali lagi, sebagaimana kemarin juga kami sampaikan, itu kan bagian dari bagaimana kita menghormati para pendahulu, terutama para pemimpin kita, yang apapun sudah pasti memiliki jasa yang luar biasa terhadap bangsa dan negara," ucapnya.
Sementara itu, Menteri Sosial Republik Indonesia Syaifullah Yusuf sebelumnya menyampaikan bahwa beberapa tokoh telah memenuhi syarat untuk dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. Di antaranya adalah Presiden ke-2 RI HM Soeharto, Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), serta tokoh buruh Marsinah.
“Presiden Soeharto memenuhi syarat, Presiden Abdurrahman Wahid memenuhi syarat, pejuang buruh Marsinah memenuhi syarat hingga Syaikhona Kholil juga memenuhi syarat,” kata dia di Jakarta, Minggu.
Syaifullah juga menuturkan bahwa terdapat banyak nama pejuang dari berbagai provinsi di Indonesia yang diajukan untuk mendapatkan gelar tersebut.
“Itu banyak sekali, nanti kita tinggal tunggu siapa yang akan mendapatkan gelar pahlawan tahun ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh proses penilaian terhadap calon penerima gelar dilakukan secara berjenjang dan telah melalui tahapan resmi sebelum diajukan ke Presiden.
“Siapa pun nanti yang diumumkan oleh Presiden RI, semuanya telah dinyatakan memenuhi syarat,” katanya.
Selain itu, Syaifullah mengajak masyarakat untuk mengenang jasa para tokoh bangsa dengan mengambil pelajaran dari sejarah.
“Mari kita ingat yang baik-baik,” kata dia.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media