Megapolitan . 10/11/2025, 22:32 WIB

Pramono Anung Dukung Pembatasan PUBG: Kasus SMA 72 Tak Boleh Terulang

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan dukungannya terhadap rencana pemerintah pusat (Pempus) untuk membatasi game daring PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG). Langkah ini dianggap penting sebagai upaya pencegahan agar insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jumat, 7 November 2025, tidak kembali terjadi.

"Tentunya pemerintah DKI Jakarta akan memberikan dukungan sepenuhnya apa yang menjadi kebijakan pemerintah untuk mengatasi agar persoalan yang terjadi di SMA 72 tidak terulang kembali," tegas Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 10 November 2025.

Selain menyoroti dampak game online, Pramono juga menekankan pentingnya mencegah praktik perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Ia menilai tindakan semacam itu bisa memicu reaksi nekat dari korban yang tertekan.

"Jadi yang paling utama yang bersifat perundungan atau bullying tidak boleh terulang kembali karena ini bisa menjadi motivasi atau pemicu," ujarnya.

Pramono menambahkan, pihaknya memilih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian untuk memastikan motif pelaku dalam kasus peledakan tersebut.

"Karena ini yang berwenang sepenuhnya adalah kepolisian, mari kita tunggu bersama-sama apa yang sebenarnya terjadi," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi juga menyoroti bahaya game PUBG yang dinilai memiliki unsur kekerasan dan berpotensi memengaruhi perilaku anak-anak.

"PUBG. Itu kan di situ, kita mungkin berpikirnya ada pembatasan-pembatasan ya, di situ kan jenis-jenis senjata, juga mudah sekali untuk dipelajari, lebih berbahaya lagi," ujar Prasetyo.

(Cahyono)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com