Nasional . 14/11/2025, 08:20 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
Tak kalah penting, BMKG mendeteksi potensi banjir rob atau pasang air laut yang bisa menggenangi wilayah pesisir. Wilayah yang perlu waspada mencakup Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, selatan Jawa Barat, pesisir utara Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat.
Banjir rob biasanya muncul akibat kombinasi pasang laut, tekanan udara rendah, dan angin yang bergerak kuat dari arah laut. Aktivitas pelabuhan, usaha pesisir, hingga warga yang tinggal dekat garis pantai perlu bersiap menghadapi kemungkinan genangan.
BMKG menjelaskan bahwa dinamika atmosfer yang terjadi cukup kompleks. Beberapa faktor utama yang memengaruhi cuaca ekstrem hari ini meliputi:
1. Sirkulasi Siklonik
BMKG mendeteksi sirkulasi siklonik di dua titik:
2. Bibit Siklon Tropis 91W
Bibit Siklon Tropis 91W berada di perairan tenggara Filipina dan dalam 23–32 jam ke depan diprediksi bergerak ke arah barat laut. Bibit siklon ini memiliki kecepatan angin hingga 15 knot dan dapat memengaruhi:
Fenomena ini memperkuat potensi hujan, angin kencang, dan gelombang tinggi di beberapa perairan Indonesia.
Dengan banyaknya kombinasi panas, hujan, petir, dan banjir rob, masyarakat disarankan tetap waspada dan memperbarui informasi dari BMKG secara berkala. (ANT)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media