Nasional . 14/11/2025, 21:13 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Diabetes Mellitus (DM) masih menjadi salah satu penyakit kronis yang paling banyak ditemui dan dikenal sebagai ‘The Silent Killer’.
Alasannya jelas: penyakit ini sering tidak menunjukkan gejala pada awalnya dan baru terdeteksi ketika sudah memasuki tahap serius.
Karena itulah, upaya pencegahan sangat penting dilakukan sedini mungkin.
Direktur RSUD Banten sekaligus dokter di RSUD Banten, Dr. Danang Hamsah Nugroho, memberikan serangkaian nasihat penting untuk menghindari risiko diabetes.
Menurutnya, pencegahan diabetes bukanlah hal rumit bahkan bisa dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam keterangannya, Jumat, 14 November, Dr. Danang menegaskan bahwa semua usia wajib membiasakan diri untuk aktif bergerak.
“Dari mulai kecil kita harus biasain olahraga, jangan biasain malas,” tegasnya.
“Untuk yang sudah mulai dewasa dan memasuki usia SMA, biasain jalan kaki 30 menit sehari, minimal 150 menit seminggu. Itu diabetes akan hilang.”
Olahraga termasuk jalan kaki terbukti meningkatkan sensitivitas insulin, menurunkan kadar gula darah, sekaligus menjaga berat badan ideal.
Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki setiap hari dapat menjadi tameng kuat dari ancaman diabetes.
Selain olahraga, Dr. Danang menekankan bahwa gaya hidup terutama pola makan berperan besar dalam menentukan risiko diabetes.
Ia memberikan pesan sederhana namun sangat efektif:
Hindari makan berlebihan
“Hindari kekenyangan, berhenti makan sebelum kenyang. Makan hanya sepertiga lambung aja,” ujarnya.
Kurangi jajanan manis dan makanan tidak sehat
Konsumsi makanan tinggi gula dapat langsung meningkatkan risiko diabetes, terutama jika dilakukan berulang dalam jangka panjang.
Biasakan makan makanan rumah yang lebih sehat
“Jajanan banyak gula itu kurang sehat. Hindari jajanan kurang sehat. Perbanyak makanan dari rumah seperti rebusan-rebusan,” tambahnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media