Nasional . 15/11/2025, 18:32 WIB

Drama Baru IKN! MK Batalkan Siklus 190 Tahun Hak Atas Tanah di Nusantara, Kini Maksimal 35 Tahun, Ini Penjelasannya

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

  • Pemberian hak: maksimal 35 tahun

  • Perpanjangan: maksimal 25 tahun

  • Pembaruan: maksimal 35 tahun

  • Semua proses wajib melalui evaluasi bertahap

Dari sebelumnya total 190 tahun, kini maksimal 95 tahun dengan evaluasi wajib.

2. Hak Guna Bangunan (HGB)

MK menafsirkan kembali durasinya sebagai:

  • Pemberian hak: maksimal 30 tahun

  • Perpanjangan: maksimal 20 tahun

  • Pembaruan: maksimal 30 tahun

Dari sebelumnya 160 tahun, kini maksimal 80 tahun dengan kontrol ketat.

3. Hak Pakai (HP)

Durasi HP mengikuti pola serupa dengan keharusan evaluasi dan tidak dapat diberikan dalam dua siklus otomatis.

Dampak Besar bagi Tata Kelola Tanah di IKN

Putusan MK ini dianggap sebagai salah satu penyesuaian paling signifikan sejak UU IKN disahkan. Dampaknya mencakup:

1. Penguatan Fungsi Negara dalam Penguasaan Tanah

Dengan menghapus siklus otomatis, negara memiliki ruang evaluasi lebih besar untuk memastikan penggunaan tanah sesuai kepentingan publik.

2. Perlindungan Masyarakat Adat dan Penduduk Lokal

Pemohon dari Dayak dan Sepaku sejak awal menolak aturan siklus superpanjang karena mengancam ruang hidup masyarakat adat.

3. Kepastian Investasi yang Lebih Seimbang

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com