Nasional . 17/11/2025, 16:12 WIB
Penulis : Tuahta Aldo | Editor : Tuahta Aldo
fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto menyoroti maraknya kasus perundungan (bullying), yang kembali terjadi di lingkungan sekolah.
Ia menegaskan, bahwa semua bentuk kekerasan di sekolah harus mendapat penanganan serius dan tidak boleh dibiarkan.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo usai menghadiri peluncuran interactive flat panel (IFP) atau smartboard di SMPN 4 Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin 17 November 2025.
"Itu harus kita atasi," ungkap Prabowo
Dalam kesempatan itu, ia mendapat pertanyaan terkait adanya kasus perundungan yang menimpa siswa SMPN 19 Tangerang Selatan.
Kasus tersebut menyeret seorang pelajar berinisial MH (13) yang menjadi korban bullying hingga mengalami luka fisik dan trauma mendalam.
Setelah menjalani perawatan selama sepekan di rumah sakit, MH dinyatakan meninggal dunia pada Minggu 16 November 2025 pagi.
Kabar duka ini telah dibenarkan oleh Polres Tangerang Selatan, pihaknya memastikan proses penyelidikan masih berjalan.
"Bapak Kapolres Tangerang Selatan (AKBP Victor Inkiriwang) menyampaikan turut berdukacita sedalam-dalamnya dan akan menangani perkara tersebut secara profesional," ucap Kasi Humas Polres Tangsel AKP Agil.
Polisi disebut akan berkoordinasi dengan berbagai ahli termasuk dokter yang merawat korban, untuk mengungkap penyebab pasti kematian MH
Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman bagi seluruh siswa, sehingga kejadian tersebut tidak kembali terjadi.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media