Ekonomi . 20/11/2025, 20:15 WIB

ALAMAK! Defisit APBN RI Tembus Rp479,7 T, Tapi Menkeu Purbaya Tetap Tenang: Angka Jauh di Bawah Batas Aman!

Penulis : Sigit Nugroho  |  Editor : Sigit Nugroho

Sektor-Sektor yang Jadi 'Juara' Pertumbuhan:

Data Kemenkeu menunjukkan, beberapa sektor industri memberikan kontribusi fantastis terhadap pertumbuhan di Kuartal III Tahun 2025:

Manufaktur: Menyumbang pertumbuhan tertinggi dengan 19,2 persen.

Pertanian: Menjadi penyumbang besar berikutnya dengan 14,4 persen.

Perdagangan: Berkontribusi solid sebesar 13,2 persen.

Konstruksi: Mencatatkan pertumbuhan yang sehat sebesar 9,5 persen.

Infokom: Sektor teknologi dan komunikasi tumbuh kuat di angka 8,5 persen.

Transportasi: Ikut mendorong pertumbuhan dengan 6,1 persen.

Angka-angka ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi riil, mulai dari produksi barang di pabrik (Manufaktur), pembangunan infrastruktur (Konstruksi), hingga pergerakan logistik (Transportasi), semuanya bergerak maju. Ini adalah indikator penting bagi investor dan pelaku usaha bahwa peluang investasi dan ekspansi bisnis sedang terbuka lebar.

Manufaktur Tumbuh Solid, Makanan, Logam, dan Kimia Jadi Bintang Lapangan!

Menkeu Purbaya secara khusus menyoroti kinerja sektor manufaktur yang terus ekspansif. Sektor ini tumbuh solid dan terus ekspansif karena ditopang oleh permintaan yang kuat, baik dari dalam maupun luar negeri.

Kinerja impresif ini didorong oleh subsektor strategis, seperti Makanan & Minuman, logam dasar, serta Kimia. Tiga subsektor ini menjadi penopang utama, menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya memproduksi barang konsumsi, tetapi juga memiliki fondasi kuat dalam industri hulu seperti logam dan kimia.

"Sektor manufaktur terus ekspansif. Di kuartal 3 tumbuh 5,54 persen dibanding kuartal sebelumnya, yang berjumlah 6,4 persen. Aktivitas realisasi terus berlanjut menuju ke jangkauan dasar dengan peningkatan fantastis sebesar 18,6 persen," tambah Menkeu Purbaya.

Meskipun pertumbuhan kuartal ke kuartal sedikit melambat (dari 6,4% menjadi 5,54%), fokusnya adalah pada peningkatan aktivitas realisasi yang mencapai hampir 19%. Angka ini mencerminkan investasi dan produksi yang nyata di lapangan, menunjukkan bahwa sektor industri Indonesia sedang melakukan akselerasi menuju kapasitas penuh.

Kesimpulan: Stabilitas Fiskal Bertemu Pertumbuhan Ekonomi Kuat

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com