Nasional . 21/11/2025, 09:35 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Gunung Semeru kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. Dalam rentang enam jam pada Jumat pukul 00.00–06.00 WIB, gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur itu tercatat memicu 45 kali gempa erupsi atau letusan.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Rudra Wibowo, melaporkan perkembangan terkini melalui keterangan tertulis yang diterima di Lumajang.
"Untuk pengamatan kegempaan tercatat 45 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 mm, dan lama gempa 58-184 detik," kata Rudra.
Selain deretan letusan tersebut, alat pemantau juga merekam enam kali gempa guguran dengan amplitudo 2–4 mm dan durasi 40–74 detik. Aktivitas hembusan turut terdeteksi sebanyak delapan kali dengan amplitudo 2–4 mm dan lama gempa 34–69 detik.
"Semeru juga mengalami lima kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 4-8 mm, S-P 14-16 detik dan lama gempa 25-53 detik," tuturnya.
Dari sisi visual, Rudra menjelaskan kondisi Semeru terlihat bervariasi, mulai tampak jelas hingga tertutup kabut dengan intensitas 0–III.
Asap kawah tidak dapat diamati, sedangkan cuaca di sekitar gunung dilaporkan mendung hingga hujan, dengan angin bertiup lemah ke arah tenggara.
Dengan status yang masih berada pada Level IV atau Awas, PVMBG kembali menegaskan sejumlah rekomendasi keselamatan.
Masyarakat dilarang beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan dalam radius 20 kilometer dari puncak.
Di area setelah batas itu, aktivitas tetap tidak diperbolehkan dalam jarak 500 meter dari tepi sungai Besuk Kobokan untuk menghindari potensi perluasan awan panas maupun aliran lahar.
"Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 8 kilometer dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," katanya.
PVMBG juga memperingatkan agar warga mewaspadai ancaman awan panas, guguran lava, hingga lahar yang bisa meluncur melalui aliran sungai dan lembah berhulu di puncak Semeru. Peringatan tersebut mencakup wilayah Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta sungai-sungai kecil yang menjadi anak aliran Besuk Kobokan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media