Internasional . 25/11/2025, 16:58 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Tak lama setelah pengumuman ini, muncul suara ekstrem dari tokoh pendukung garis keras pro-Israel. Laura Loomer—seorang figur sayap kanan yang dikenal dengan ujaran anti-Muslim—merespons keputusan tersebut melalui platform X.
Dalam unggahannya, Loomer mendorong pemerintah AS untuk menetapkan sejumlah politisi Muslim Amerika sebagai “teroris” hanya karena dugaan afiliasi yang tidak terbukti kepada Ikhwanul Muslimin.
Tiga nama yang disebut:
Ilhan Omar
Rashida Tlaib
Zohran Mamdani
Seruan ini memicu kecaman publik, mengingat tidak ada bukti yang mendukung tuduhan tersebut, dan tuntutan Loomer dianggap sebagai bentuk diskriminasi berbasis agama yang terang-terangan.
Efek Domino bagi Timur Tengah dan Politik Internasional
Penetapan Ikhwanul Muslimin sebagai kelompok teror internasional diprediksi akan memunculkan efek domino di kawasan:
1. Mesir
Sebagai negara tempat organisasi ini lahir, pemerintahan Mesir di bawah Presiden Abdel Fattah al-Sisi kemungkinan akan menyambut keputusan ini, mengingat rezim tersebut sudah lama memusuhi Ikhwanul Muslimin.
2. Yordania & Lebanon
Keputusan AS diperkirakan menekan stabilitas politik dalam negeri, terutama karena cabang Ikhwanul Muslimin di kedua negara tersebut berperan dalam sistem politik lokal.
3. Hubungan AS–Timur Tengah
Penetapan ini dapat:
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media