Internasional . 29/11/2025, 09:30 WIB

Keluarga akan Donasikan Otak Bruce Willis Setelah Meninggal, Untuk Apa?

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

Intinya:

  • Bruce Willis didiagnosis Demensia Frontotemporal (FTD), penyakit neurodegeneratif yang memburuk fungsi kognitif.
  • Keluarga memutuskan mendonasikan otak Willis untuk sains setelah ia meninggal demi penelitian FTD.
  • Keputusan ini bertujuan mendukung riset medis global dan meningkatkan kesadaran publik tentang FTD.

Bagi seluruh keluarga Willis, termasuk mantan istri Demi Moore dan kelima putrinya, langkah ini merupakan upaya untuk mengubah situasi yang menyakitkan menjadi kontribusi yang berarti bagi dunia medis.

fin.co.id - Keluarga aktor legendaris Hollywood, Bruce Willis, telah membuat pengumuman yang menarik perhatian global: mereka berencana mendonorkan otak sang aktor untuk kepentingan sains setelah ia meninggal dunia. Keputusan ini diungkapkan langsung oleh kerabat dekatnya, yang dipimpin oleh sang istri, Emma Heming Willis.

Seperti diketahui, Bruce Willis pensiun dari dunia akting pada tahun 2022 setelah didiagnosis menderita afasia. Setahun kemudian, diagnosis itu diperbarui menjadi Demensia Frontotemporal (FTD), sebuah penyakit neurodegeneratif yang secara progresif merusak fungsi vital seperti bahasa, perilaku, dan kepribadian.

Dalam buku terbarunya, 'The Unexpected Journey', Emma Heming Willis mengungkapkan bahwa keluarga tersebut telah bersepakat untuk mendonorkan otak bintang Die Hard itu setelah kepergiannya. Harapannya, para spesialis dapat mempelajari lebih dalam mengenai dampak dan efek dari FTD.

Keputusan ini disambut baik oleh komunitas ilmiah. Para peneliti menilai, donasi ini dapat menjadi kunci untuk mengidentifikasi perubahan otak—mulai dari protein abnormal, mutasi, hingga perubahan struktural, yang saat ini sulit diamati.

Bagi seluruh keluarga Willis, termasuk mantan istri Demi Moore dan kelima putrinya, langkah ini merupakan upaya untuk mengubah situasi yang menyakitkan menjadi kontribusi yang berarti bagi dunia medis.

Selain itu, keluarga berharap kasus Bruce Willis yang terungkap ke publik dapat meningkatkan kesadaran akan Demensia Frontotemporal (FTD). FTD adalah penyakit yang masih minim diketahui, namun memiliki tingkat keparahan yang setara dengan jenis demensia lain yang lebih sering disorot media. *

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com