Ekonomi . 01/12/2025, 08:27 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
BBM penugasan dan subsidi utama dipastikan tidak mengalami perubahan harga, yaitu Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar tetap Rp6.800 per lite
fin.co.id – PT Pertamina (Persero) mengumumkan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi untuk beberapa wilayah, berlaku efektif mulai 1 Desember 2025. Kenaikan signifikan terjadi pada jenis BBM performa tinggi seperti Pertamax.
Dikutip dari laman resmi Pertamina di Jakarta, Senin, penyesuaian harga BBM ini dilakukan sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Regulasi ini merupakan perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 yang mengatur Formula Harga Dasar dalam perhitungan Harga Jual Eceran BBM Umum.
Rincian Kenaikan Harga (Berlaku di Jabodetabek):
Pertamax (RON 92) naik ke angka Rp12.750 per liter dari harga sebelumnya Rp12.200 per liter.
Pertamax Green (RON 95) naik menjadi Rp13.300 per liter dari Rp13.000 per liter pada November 2025.
Pertamax Turbo (RON 98) menunjukkan peningkatan ke angka Rp13.750 per liter dari Rp13.100 per liter sejak September 2025.
Dexlite (CN 51) mengalami peningkatan menjadi Rp14.700 per liter dari Rp13.900 per liter pada November 2025.
Pertamina Dex (CN 53) juga naik menjadi Rp15.000 per liter dari yang sebelumnya Rp14.200 per liter.
Sementara itu, BBM penugasan dan subsidi utama dipastikan tidak mengalami perubahan harga, yaitu Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar tetap Rp6.800 per liter.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media