Nasional . 01/12/2025, 18:36 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
| Golongan | Besaran Pensiun Pokok 2025 |
|---|---|
| IIIa | Rp 1.748.100 – Rp 3.558.600 |
| IIIb | Rp 1.748.100 – Rp 3.709.200 |
| IIIc | Rp 1.748.100 – Rp 3.866.100 |
| Golongan | Besaran Pensiun Pokok 2025 |
|---|---|
| IVa | Rp 1.748.100 – Rp 4.200.000 |
| IVb | Rp 1.748.100 – Rp 4.377.800 |
| IVc | Rp 1.748.100 – Rp 4.562.900 |
| IVd | Rp 1.748.100 – Rp 4.755.900 |
| IVe | Rp 1.748.100 – nominal lanjutan (dokumen resmi memuat kisaran akhir sesuai golongan E) |
(Catatan: Golongan IV/e merupakan golongan tertinggi dan biasanya ditempati oleh pejabat struktural senior, sehingga kisaran pensiunnya berada pada rentang tertinggi dalam struktur pensiun PNS).
Mengapa Nominal Pensiun PNS Cenderung Stabil?
Walaupun banyak ASN berharap ada kenaikan pensiun, perlu dipahami bahwa skema pensiun PNS Indonesia menggunakan sistem pay-as-you-go. Artinya, anggaran pensiun dibayarkan sepenuhnya dari APBN setiap tahun, bukan dari hasil investasi sebagaimana sistem pension fund modern.
Konsekuensinya:
Penyesuaian besaran pensiun tidak dapat dilakukan secara agresif.
Pemerintah harus menjaga keberlanjutan fiskal.
Setiap perubahan skema harus disesuaikan dengan kekuatan APBN.
Ini sebabnya reformasi sistem pensiun ASN masih menjadi topik panjang di internal pemerintah.
Dengan adanya PP terbaru dan daftar kisaran pensiun yang jelas, ASN yang akan memasuki masa pensiun pada 2025 kini memiliki gambaran lebih pasti mengenai:
Estimasi pensiun bulanan
Hak janda/duda atau ahli waris
Format pembayaran Taspen
Dasar hukum yang melindungi hak keuangan mereka
Meski nominal pensiun tidak besar, kepastian regulasi memberi rasa aman bagi PNS yang telah mengabdi puluhan tahun di sektor publik.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media