Nasional . 02/12/2025, 18:12 WIB

Sumbar Darurat! Gunung Marapi Erupsi Usai Banjir dan Longsor Besar, Agam Diselimuti Abu Tebal!

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

"Masyarakat tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas," ujar Ahmad.

Radius ini menjadi batas aman mengingat potensi lontaran material, gas beracun, hingga kemungkinan erupsi susulan yang masih dapat terjadi.

Ancaman Lahar Mengintai Warga Lembah dan Sungai

Selain abu vulkanik, masyarakat sekitar juga perlu mengantisipasi ancaman lahar—campuran batu, pasir, dan material vulkanik yang terbawa air hujan. Musim penghujan adalah kondisi paling rawan terbentuknya aliran lahar yang bisa mengalir deras melalui sungai-sungai yang berhulu di Gunung Marapi.

PGA memperingatkan:

"Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah dan aliran sungai berhulu di puncak Marapi diminta mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar terutama di saat musim hujan."

Jika hujan abu terjadi, warga disarankan untuk selalu menggunakan masker, kacamata pelindung, serta menghindari aktivitas luar ruang terlalu lama.

Dampak Lebih Luas di Tengah Bencana Berlapis

Erupsi ini terjadi di saat banyak wilayah di Sumatera Barat sedang mengalami banjir, longsor, dan kerusakan infrastruktur. Kondisi darurat ini membuat mobilitas warga semakin terbatas dan memaksa pemerintah daerah untuk bekerja lebih cepat dalam penanganan bencana berlapis.

Abu vulkanik dapat memperparah kualitas udara, mengganggu sistem pernapasan, hingga menyebabkan gangguan transportasi darat dan udara jika berlangsung lama.

Meski keadaan cukup mengkhawatirkan, pemerintah daerah mengimbau warga untuk tetap tenang, mengikuti arah petugas di lapangan, dan terus memantau perkembangan resmi dari PVMBG dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Langkah-langkah sederhana yang perlu dilakukan warga antara lain:

  • menggunakan masker saat keluar rumah,

  • membersihkan abu yang menempel secara berkala,

  • menutup sumur dan tempat penampungan air,

  • mengurangi mobilitas bila tidak mendesak,

  • dan menjauhi zona radius 3 km dari kawah.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com