Nasional . 02/12/2025, 08:30 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh melaporkan hingga Senin malam, pukul 19.56 WIB, total korban meninggal dunia yang ditemukan akibat bencana banjir dan longsor di Aceh mencapai 173 jiwa.
Ketua Tim Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh, M Nasir, di Banda Aceh menyatakan, "Hingga update terakhir malam ini korban yang meninggal dunia dilaporkan sebanyak 173 orang," katanya, Senin 1 Desember 2025.
M Nasir menjelaskan bahwa bencana hidrometeorologi yang terjadi sejak 18 November 2025 telah berdampak luas, mencakup 18 kabupaten/kota di Aceh. Dampak bencana ini tersebar di 226 kecamatan dan 3.310 gampong (desa).
Secara keseluruhan, warga yang terdampak mencapai 214.382 Kepala Keluarga (KK) atau 1.418.872 jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 97.305 KK (443.001 jiwa) telah mengungsi di 828 lokasi pengungsian.
Rincian korban berdasarkan data terakhir mencakup 1.435 jiwa mengalami luka ringan dan 403 orang luka berat. Sementara itu, 204 jiwa masih dinyatakan hilang selain 173 korban meninggal.
"Dari angka itu, 1.435 jiwa mengalami luka ringan, luka berat 403 orang, 173 meninggal, dan 204 masih dinyatakan hilang," ujar Nasir.
Kerusakan infrastruktur yang ditimbulkan juga masif. M Nasir menyebutkan bencana ini merusak 138 unit kantor, 51 tempat ibadah, 201 sekolah, dan empat pondok pesantren. Kerusakan juga terjadi pada 302 titik jalan dan 152 titik jembatan.
Adapun kerugian harta benda mencakup 77.049 ribu rumah, 182 ekor ternak, 139.444 hektare lahan persawahan, dan 12.012 hektare perkebunan.
Dalam tahap pertama masa tanggap darurat, fokus tim berpusat pada tiga aspek, yakni evakuasi warga terisolir, penyaluran bantuan logistik, dan pemulihan konektivitas.
"Kita berharap semua masalah ini selesai dalam 14 hari, setelah itu baru kita fokus ke tahapan selanjutnya, rehabilitasi," tutup M Nasir. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media