Megapolitan . 03/12/2025, 18:14 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Reuni Akbar 212 kembali menyita perhatian publik. Bukan hanya karena jumlah massa yang memadati kawasan Monumen Nasional (Monas) pada Selasa malam, 2 Desember 2025, tapi juga karena volume sampah yang tertinggal setelah acara bubar. Data terbaru dari Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Pusat menunjukkan bahwa kegiatan ini menyisakan 26,43 ton sampah, dengan dominasi sampah plastik.
Kepala Sudin LH Jakarta Pusat, Slamet Riyadi, menyebut timnya langsung bergerak cepat begitu acara selesai. Ia menjelaskan bahwa berbagai jenis sampah menumpuk di hampir seluruh area Monas hingga Jalan Medan Merdeka.
“Jenis sampah yang diangkut bervariasi, namun mayoritas sampah plastik,” ujar Slamet.
Volume sampah yang besar membuat Sudin LH tidak mau mengambil risiko. Mereka menggerakkan 600 petugas kebersihan dari berbagai wilayah DKI Jakarta. Jakarta Pusat memang menjadi tuan rumah kegiatan, namun personel tambahan dari empat wilayah lain ikut turun tangan.
Berikut rincian pasukan kebersihan:
Dengan jumlah ribuan peserta yang tumpah ruah hingga tengah malam, tim gabungan itu harus bekerja ekstra untuk memastikan area cepat kembali bersih.
Kasie Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 (PSLB3) Sudin LH Jakarta Pusat, Aditya Surya, membeberkan bahwa mereka tidak hanya mengangkut sampah, tetapi juga menyediakan fasilitas tambahan selama kegiatan berlangsung.
Armada yang dikerahkan cukup masif:
“Bukan hanya pengangkutan sampah yang dilakukan, namun penyediaan kendaraan toilet, air bersih juga kami lakukan,” jelas Aditya.
Begitu massa mulai meninggalkan lokasi, tim kebersihan langsung menguasai area Monas. Mereka menyisir lapangan, jalan protokol, hingga titik-titik tempat peserta berkumpul. Pekerjaan berlangsung intensif mulai pukul 00.00 hingga 03.00 WIB.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media