Penggabungan tiga faktor ini menciptakan bencana ekologis dengan skala yang jarang terjadi.
836 Jiwa Meninggal, Ratusan Hilang
Data terbaru dari BNPB per Kamis 4 Desember 2025 pukul 16.00 WIB menunjukkan:
-
836 orang meninggal dunia
-
518 orang masih hilang
-
2.700 orang mengalami luka-luka
Sementara itu, 51 kabupaten/kota di Sumatera dilaporkan terdampak banjir dan tanah longsor.
Berdasarkan Geoportal Data Bencana Indonesia BNPB (akses 18.00 WIB), kerusakan akibat banjir dan longsor meliputi:
-
10.500 rumah rusak
-
536 fasilitas umum rusak
-
326 fasilitas pendidikan terdampak
-
25 fasilitas kesehatan rusak
-
185 rumah ibadah rusak
-
115 gedung/ kantor terdampak
-
295 jembatan rusak atau putus
Bencana ini disebut sebagai salah satu yang terbesar dalam 20 tahun terakhir di Sumatera.
Tak Ada Toleransi
Raja Juli menegaskan bahwa pemerintah akan bertindak tegas untuk mencegah bencana serupa kembali terjadi.
“Kalau hutan rusak, rakyat jadi korban. Pemerintah tidak akan mentolerir pelaku perusakan,” ujarnya.
Dengan pendekatan hukum dan pencabutan izin PBPH, pemerintah berharap pemulihan ekologi Sumatera dapat berjalan dengan cepat.