Megapolitan . 08/12/2025, 17:11 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
2. Validasi meningkat 602%
3. Proses konfirmasi melesat 988%
4. Pembayaran tilang naik 2.279%
"ETLE tidak melihat siapa pelanggarnya. Semua transparan dan berkeadilan," jelasnya.
Kakorlantas menekankan bahwa 95% penegakan hukum oleh Polantas harus berbasis ETLE, dengan porsi tilang manual hanya 5%.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, memastikan komitmen integrasi teknologi dengan sistem kepolisian.
"Kamera ITCS Pemprov akan kami integrasikan dengan ETLE untuk mewujudkan Jakarta yang lebih aman dan tertib," tuturnya.
Polantas Bertransformasi: Humanis dan Ikhlas Melayani
Dalam penutupannya, Irjen Agus kembali menekankan perubahan pendekatan Polantas yang lebih ramah dan dekat dengan publik.
"Layani masyarakat dengan ikhlas dan humanis. Kecelakaan berawal dari pelanggaran, karena itu mari tertib dari diri sendiri," ucapnya.
Ia juga meminta dukungan jelang Operasi Lilin untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru 2025–2026.
(Rafi Adhi)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media