Megapolitan . 10/12/2025, 10:30 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Kabar terbaru dari insiden kebakaran tragis Ruko Terra Drone di Jakarta Pusat mengungkapkan bahwa kondisi 22 korban yang tewas ditemukan dalam keadaan utuh dan masih dapat dikenali.
Hal ini disampaikan oleh Kabid Fisika dan Komputer Forensik (Fiskomfor) Puslabfor Bareskrim Polri, Kombes Polisi Rochmad. Awalnya, pemeriksaan DNA direncanakan, namun tidak jadi dilakukan.
"Seyogyanya kami melakukan pemeriksaan terhadap korban dan juga pemeriksaan DNA. Tapi tidak perlu dilakukan karena kondisi korban dalam keadaan utuh dan masih bisa dikenali," kata Kombes Polisi Rochmad di Jakarta, Selasa 9 Desember 2025.
Ia memastikan bahwa 22 korban yang ditemukan di lokasi kebakaran dapat dikenali karena jasad mereka tidak hangus terbakar.
Titik Api dan Penyebab Masih Diselidiki
Meskipun identitas korban sudah relatif aman dikenali, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Tim Labfor Polri mengenai awal mula titik api dan dugaan penyebab kebakaran belum bisa diumumkan secara resmi.
"Kami belum bisa memberikan jawaban pada hari ini. Namun setelah pemeriksaan dinyatakan selesai, kami atas izin dari penyidik akan menyampaikan informasi," tegasnya.
Pihaknya mengaku masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kebakaran.
Saksi Kunci Alami Trauma
Kombes Rochmad juga menambahkan bahwa tim Labfor memiliki satu saksi kunci yang mengetahui secara persis peristiwa nahas tersebut. Namun, kesaksiannya belum bisa diambil karena kondisi saksi yang masih trauma.
"Semoga saksi bisa pulih dan setelah nanti dapat memberikan informasi juga keterangan, kami akan lakukan kembali pendalaman," ujarnya.
Sebelumnya, data total korban tewas telah disampaikan oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro.
"Sampai pukul 17.00 WIB data korban, sudah 22 orang meninggal dunia," kata Susatyo.
Ia merinci, dari 22 korban tersebut, tujuh di antaranya berjenis kelamin laki-laki dan 15 lainnya adalah perempuan. Ke-22 korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri, Kramat Jati, untuk proses identifikasi lebih lanjut. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media